Menghadapi Menopause Sebagai Pasangan

SehatFresh.com – Tidak jarang, banyak wanita mengalami kecemasan berlebih dalam menghadapi menopause. Perubahan karena siklus alami pada wanita ini tidak selalu berlangsung bisa diterima dengan mudah. Menopause seringkali menimbulkan ketidakseimbangan yang berpengaruh pada emosi dan perilaku, yang pada gilirannya berpengaruh juga pada hubungan sebagai suami istri.

Kebanyakan wanita sering mengalami depresi dan kecemasan saat memasuki masa menopause. Rasa khawatir yang timbul ketika mendengar banyak cerita tentang suami yang berselingkuh setelah istri menopause, karena istri tidak mampu melakukan hubungan seks seperti dulu. Para pria juga mungkin mengeluh saat istrinya mulai masuk tahap menopause karena sering menolak untuk bercinta.

Menurut pendapat beberapa dokter ahli andrologi dan seksologi, wanita mengalami menopause pada usia sekitar 50 tahun. Menopause berarti berhentinya kesuburan, dan seorang wanita tidak dapat hamil lagi. Kurangnya produksi pelumas sampai menurunnya fungsi seksual pada wanita terkait perubahan hormonal, membawa kecemasan tersendiri bagi para wanita untuk melayani suaminya, karena timbulnya rasa nyeri luar biasa saat berhubungan dengan suami.

Meski demikian, menopause bukan berarti gairah seks benar-benar padam dan tidak bisa menikmati seks lagi. Bila tubuh dijaga agar tetap sehat seperti dengan menerapkan pola makan sehat dan olahraga teratur, hasrat seksual pun akan tetap terjaga. Ketika berhubungan seks, justru wanita menopause akan lebih tenang karena tidak perlu khawatir akan kehamilan. Terkait masalah sakit saat berhubungan, hal tersebut bisa diatasi dengan pengobatan yang benar.

Bagi para suami, penting untuk memberi dukungan kepada istri agar tidak merasa gelisah saat mengalami masa menopause. Ketika melakukan hubungan seks, suami harus pintar-pintar memberi rangsangan kepada istri agar saat berhubungan istri tidak merasa kesakitan. Hal ini terkait dengan penurunan hormone estrogen yang menyebabkan organ wanita menjadi kering karena produksi pelumas menurun. Penelitian membuktikan foreplay yang “cukup” sebelum hubungan intim adalah cara paling baik dan efektif agar wanita menopause bisa menikmati hubungan seksual tanpa efek samping risiko gangguan kesehatan.

Pola makan sehat, olahraga teratur, pikiran positif, berhenti merokok dan hindari alkohol akan sangat membantu mengatasi rasa kurang nyaman karena menopause. Tidak ada kata terlambat untuk menerapkan gaya hidup sehat meskipun kini Anda telah menopause. Pola hidup sehat akan sangat membantu agar Anda bisa melakukan hubungan seks yang menyenangkan meski Anda sudah dalam masa menopause.

Sumber gambar : hormonestrogen.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY