Mengidap Anoreksia Seksual Bisa Bahayakan Rumah Tangga

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Anoreksia seksual adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami gangguan psikologis yang mengakibatkan ketidak tertarikan kepada kegiatan seksual. Anoreksia sendiri dapat menyerang siapa saja baik pria maupun wanita.

Umumnya penderita anoreksia seksual merasa dirinya hebat karena dapat menghindari aktivitas-aktivitas seksual, ini dapat terjadi karena seseorang tersebut pernah mengalami pelecehan seksual, penolakan seksual, pemerkosaan, kecanduan video porno, dan menjadi korban penindasan seksual.

Anoreksia seksual termasuk gangguan psikologis yang sulit di diagnosis jika hanya dilihat dari keadaan luarnya saja, karena bisa saja tertutup oleh gejala dari penyakit lain, jika Anda merasakan turunnya hasrat berhubungan seks, makan berlebihan agar tidak menarik perhatian lawan jenis, bekerja berlebihan agar terhindar dari seks, dan tidak senang membicarakan seks adalah tanda dari adanya gangguan anoreksia seksual.

Orang yang mengalami gangguan ini cenderung tertutup karena merasa malu dengan kondisinya dan takut akan dikucilkan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya, para penderita anoreksia seksual cenderung tidak menyukai kegiatan-kegiatan yang berujung pada melakukan hubungan seksual bahkan sekedar membicarakannya saja mereka cenderung menghindar, jika keadaan ini terus terjadi Anda yang sudah berkeluarga dan pasangan yang baru ingin menikah ini menjadi keadaan yang bahaya, berikut adalah bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan dari anoreksia seksual:

  • Depresi. Depresi adalah suasana hati yang buruk dan berlangsung selama kurun waktu tertentu. Depresi yang diakibatkan oleh anoreksia seksual adalah karena gangguan psikologis yang terjadi karena tidak menyukai hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seksual.
  • Kehidupan seksual kurang berkualitas. Selain sebagai pemenuhan kebutuhan biologis, melakukan hubungan seks juga bermanfaat untuk tubuh, seperti menjaga kesehtan jantung, dan terlebih lagi melakukan hubungan seksual dapat meningkatkan intimasi dan kualitas hubungan, dimana pada saat berhubungan seksual dapat meningkatkan hormon oksitiksin yang membantu manusia untuk meningkatkan rasa saling percaya dan kedekatan satu sama lain, tingginya kadar oksitoksin dapat dipengaruhi dengan seringnya frekuensi sentuhan yang terjadi. Salah satu cara untuk meningkatkan frekuensi sentuhan adalah dengan kegiatan-kegiatan yang menjurus pada hubungan seksual, hubungan seksual yang sehat juga dapat membawa kualitas hidup yang lebih menyehatkan. Maka dari itu penderita anoreksia seksual akan kehilangan manfaat-manfaat dari berhubungan seksual yang dapat berdampak pada kurang berkualitasnya kehidupan seksual. Pada penderita yang sudah berumah tangga tentu ini bisa jadi akan berujung pada keretakan rumah tangga, dan bagi single yang ingin berumah tangga ini tentunya menjadi hambatan yang cukup merepotkan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY