Mengungkapkan Rasa Sakit Saat Bercinta

SehatFresh.com – Berhubungan seks tidak selalu memberi kenikmatan. Rasa sakit saat berhubungan seksual seringkali dirasakan oleh sebagian wanita. Hasil penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine melaporkan bahwa 30 persen wanita dan 7 persen pria merasakan sakit ketika berhubungan seks.

Pada pria, sakit pada penis menjadi keluhan yang utama. Beberapa dilaprorkan merasakan sakit pada area skrotum dan perut. Pada wanita, sakit ketika penetrasi seks umumnya terasa pada bagian vagina, perut serta pinggang. Tak jarang, rasa sakit tersebut menimbulkan ketidaknyamanan ketika penetrasi. Gesekan yang terlalu intens dan kekeringan pada vagina adalah dua faktor paling umum yang menjadi penyebab sakit ketika bercinta.

Untuk mengurangi sakit, beberapa pasangan biasanya menyiasati dengan berganti posisi, memakai pelumas atau berhenti sejenak apabila rasa sakitnya sudah dirasa tak tertahankan. Tetapi, beberapa lainnya banyak yang menutupi rasa sakit dan terus bercinta, menyembunyikannya kepada pasangan dengan maksud untuk menjaga perasaan pasangan.

Ketidaknyamanan saat bercinta yang dibiarkan berlangsung terus menerus tanpa dikomunikasikan bisa berdampak kurang baik bagi keharmonisan hubungan. Hubungan suami istri hanya dijadikan sebagai sebuah kewajiban, bahkan sesuatu yang bisa dihindari karena rasa sakit tersebut. Cara terbaik untuk mengatasi ini adalah dengan saling terbuka antara masing-masing pasangan.

Tanpa adanya komunikasi, akan sulit untuk mencapai kenikmatan saat bercinta. Selalu utarakan pendapat Anda kepada pasangan tentang apa yang membuat nyaman dan apa yang tidak. Di tengah sesi bercinta, tidak perlu sungkan untuk memberi tahu pasangan agar memperlambat gerakannya. Apabila rasa sakit timbul akibat gerakan pasangan yang terlalu intens dan cepat, maka Anda bisa mengarahkannya untuk melakukan penetrasi lebih pelan. Katakan bahwa Anda merasa tidak nyaman atau sedikit sakit apabila pasangan melakukannya terburu-buru.

Komunikasi juga bisa dijalankan di luar kamar tidur. Saat bersantai sambil minum teh, misalnya. Jangan ragu untuk memberitahu bagian mana yang terasa sakit ketika Anda dan pasangan melakukan hubungan seks. Dari pembicaraan tersebut, Anda dan pasangan bisa mencari solusi terbaik, seperti menentukan posisi bercinta bagaimana yang memberi kenyamanan bagi kedua belah pihak.

Jika rasa sakit mulai mengganggu kehidupan seksual atau disertai gejala lain, segera periksakan ke dokter. Penyebabnya bisa dikarenakan penyakit seksual menular atau penyebab lainnya. Dalam mendiagnosis, dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan seperti riwayat kehidupan seksual, seperah apa rasa sakitnya, seberapa sering rasa sakit itu terasa, riwayat kesehatan dan lain sebagainya.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY