Mengupas Bedah Liposuction di Era Globalisasi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Liposuction merupakan istilah yang digunakan untuk menyebutkan suatu prosedur operasi penyedotan lemak. Liposuction di era globalisasi saat ini merupakan salah satu operasi kecantikan yang banyak diminati oleh masyarakat umum. Saat ini liposuction telah menjadi jenis operasi plastik yang paling popular dan bersifat mendunia dengan diperkirakan penduduk Amerika mencapai 500.000 yang melakukannya setiap tahun, serta di negara Jerman 150.000 orang per tahunnya.

Sejak 30 tahun yang lalu, prosedur liposuction telah diperkenalkan akan tetapi masih dilakukan secara sederhana. Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, prosedur liposucion telah mengalami kemajuan dengan menggunakan alat-alat kesehatan yang canggih dan memiliki standar safety (keamanan) yang tinggi.

Beberapa dekade kebelakang, prosedur penyedotan lemak dilakukan untuk mengatasi beberapa jenis penyakit, seperti giant lipoma, symmetrical lipomatosis, buffalo neck, lipomatosa dolorosa dan lipomatosis. Tujuan sebenarnya dari penyedotan lemak ini adalah untuk mengurangi jaringan lemak yang terlokalisir di antara kulit dan otot dengan maksud untuk memperoleh struktur tubuh yang proporsional. Teknik liposuction dapat dibilang cukup sulit untuk dilakukan, memerlukan tim bedah yang sudah berpengalaman, perencanaan yang matang dan pengamatan yang baik untuk mendapatkan hasil yang memuaskan paska operasi.

Bagian-bagian tubuh yang dapat dilakukan tindakan penyedotan lemak yakni otot bisep (lengan), perut, pinggang, paha, dan betis. Tindakan liposuction memiliki beberapa teknik, diantaranya seperti Power-assisted liposuction (PAL), abdominoplasty lipectomy, external ultrasound, Laser assisted liposuction (SAL) dan radio frequency. Sebelum dilakukan operasi penyedotan lemak, terlebih dahulu bagian-bagian tubuh yang akan dilakukan penyedotan ditandai dengan bolpoin waterproof. Setelah itu baru dilakukan tindakan liposuction.

Tindakan ini memiliki efek samping yang perlu Anda ketahui. Sebelumnya, dokter akan memberitahukan tentang hal ini. Terdapat efek ringan, sedang, dan besar. Efek ringan dari liposuction  yakni munculnya bekas luka yang disebabkan karena sayatan atau insisi akibat operasi. Efek sedang yang dapat dirasakan setelah liposuction selama beberapa bulan ke depan  yakni muncul pembengkakan dan infeksi, infeksi dapat menyebabkan demam, menggigil, nyeri dan kemerahan. Infeksi ini dapat diatasi dengan memberikan antibiotik. Sedangkan efek atau dampak yang besar dapat mengakibatkan luka bakar, kerusakan organ dalam tubuh akibat pembedahan dan gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh. Namun, efek besar ini masih sangat jarang dilaporkan.

Setelah prosedur pembedahan dilakukan, waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan biasanya sekitar 3-14 hari tergantung seberapa luas daerah yang dilakukan liposuction. Beberapa hal yang harus diperhatikan bagi Anda yang telah melakukan liposuction adalah dengan berdiam diri untuk mengistirahatkan badan. Anda dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala setelah 3 minggu, dan biasanya akan terjadi pembengkakan selama 3-4 bulan paska operasi. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here