Mengupas Fakta Hamil Tanpa Disertai Mual

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mual merupakan gejala yang dapat diamati pada seseorang yang mengalami gangguan pada sistem pencernaan, khususnya organ lambung. Mual yang terjadi pada ibu hamil merupakan akibat dari adanya peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (HCG).

Meningkatnya hormon HCG adalah penanda dari berkembangnya plasenta di dalam rahim. Kondisi ini biasanya berlangsung pada masa kehamilan yang masih menginjak trimester pertama atau sampai usia kehamilan 20 minggu.

Hampir semua ibu hamil pernah mengalami kondisi mual dan biasanya disertai dengan muntah, dan waktu yang paling sering adalah di pagi hari sehingga dapat disebut dengan morning sickness. Saat ini sudah banyak metode untuk dapat mengatasi rasa mual, diantaranya adalah menganjurkan ibu hamil untuk makan dengan porsi yang sedikit, namun frekuensinya sering, menghindari makanan yang berlemak, dan ada juga yang menggunakan metode pengalihan perhatian dengan menggunakan aromaterapi.

Namun, perlu Anda ketahui bahwasanya kondisi mual tidak dialami oleh semua ibu hamil. Mengapa ibu hamil ada yang tidak mengalami mual? Bukan berarti ibu hamil yang tidak mual, tidak mengalami perkembangan plasenta di dalam rahimnya, hanya saja sang ibu memang kebal terhadap efek dari perubahan kadar hormon reproduksi. Kondisi ini menunjukkan bahwa ambang toleransi tubuh Anda dalam keadaan yang prima. Keadaan ini tidak perlu Anda khawatirkan, karena mual bukanlah satu-satunya tanda kehamilan yang normal.

Beberapa penelitian pernah membuktikan bahwa kondisi ibu yang ketika hamil tidak mengalami mual memang beresiko mengalami keguguran, dengan alasan bahwa di dalam rahim sang ibu mengalami perkembangan plasenta yang kurang baik.

Hal yang perlu dikhawatirkan justru apabila ibu hamil mengalami mual dan muntah yang hebat, sehingga menyebabkan ibu rentan keguguran. Fakta yang ada di masyarakat saat ini membuktikan bahwa kehamilan tanpa disertai dengan mual dapat bertahan.

Hal-hal yang dapat membuat kehamilan terganggu sebenarnya bukan dilihat dari mual atau tidaknya ibu selama kehamilan, akan tetapi kondisi badan keseluruhan dari ibu hamil. Perbedaan tanda dan gejala-gejala selama kehamilan sudah sangat lazim, sehingga dapat disimpulkan bahwa tanda dan gejala-gejala yang dapat dialami tidaklah sama pada setiap ibu hamil.

Apa yang harus Anda lakukan ketika tidak mengalami mual ketika hamil? Hal pertama yang harus dilakukan adalah meredam kekhawatiran, mood yang baik akan membuat kondisi Anda dan kandungan Anda membaik pula.

Hal selanjutnya adalah tetap konsumsi makanan yang tinggi serat dan tentunya bergizi. Poin penting lainnya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat. Dan hal terakhir yang dapat Anda lakukan adalah dengan memeriksakan diri ke dokter, konsultasikan keadaan yang Anda rasakan. Dengan begitu, dokter akan dapat mendiagnosa apakah kondisi Anda baik atau buruk. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here