Menyiasati Kurang Tidur Saat Puasa

SehatFresh.com – Tidur yang cukup sangat penting untuk menunjang aktifitas begitu juga selama berpuasa. Sayangnya, banyak orang yang tidak bisa menyiasati berkurangnya waktu tidur selama bulan Ramadhan. Hal ini tentunya akan memengaruhi kualitas kesehatan dan produktivitasnya saat bekerja. Idealnya, orang dewasa membutuhkan 6-8 jam waktu tidur setiap harinya. Di bulan Ramadhan, jatah tidur umumnya berkurang karena harus bangun pada dini hari untuk sahur. Namun, bukan berarti Anda tak bisa menyiasatinya.

Ketika tubuh kurang tidur, tubuh menjadi lebih rentan terhadap penyakit seperti flu. Kurang tidur juga mengakibatkan nafsu makan semakin tinggi, sehingga pada saat buka puasa orang mengambil makanan dalam porsi yang berlebihan. Hal ini dapat meningkatkan gula darah yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Kurang tidur berdampak pada metabolisme tubuh. Jika Anda kurang tidur, maka performa kerja Anda pun akan menurun. Lantas, bagaimana cara menyiasatinya?

Tidur lebih awal
Tidur sangat penting dalam mengembalikan stamina dan daya tubuh serta konsentrasi. Jika waktu tidur Anda terpenuhi, maka daya tahan tubuh, konsentrasi dan performa kerja akan maksimal. Mengingat waktu tidur malam berkurang untuk sahur, maka sebaiknya tidurlah lebih awal di malam hari yaitu sekitar pukul 21.00. Dengan demikian, maka Anda bisa mendapatkan waktu istirahat dan energi yang cukup untuk beraktifitas di siang hari.

Tidur setelah sahur
Jika tidak ingin merasakan lemas dan kantuk saat beraktifitas, Anda bisa tidur lagi saat selesai sahur. Agar sistem pencernaan tidak terganggu dan menimbulkan gangguan kesehatan, sebaiknya Anda tidur dengan jeda waktu satu atau dua jam setelah sahur sebelum menyambung tidur kembali. Manfaatkanlah waktu tersebut untuk mendapatkan istirahat yang cukup agar Anda bisa berkonsentrasi saat bekerja.

Manfaatkan waktu istirahat
Tidur siang dalam waktu 10 hingga 20 menit dapat membantu mengembalikan waktu tidur yang hilang dan mengembalikan kebugaran tubuh. Tidur siang yang dimaksud tentu saja bukan saat Anda sedang bekerja, namun tidur di sela-sela waktu istirahat siang. Bagi pekerja kantoran, ada waktu istirahat sekitar satu jam di siang hari. Waktu tersebut dapat Anda manfaatkan untuk tidur sejenak.

Konsumsi makanan yang tepat
Selain menjaga pola tidur agar jam tidur tetap tercukupi, penting pula untuk mengonsusmi makanan dengan karbohidrat kompleks saat sahur. Selain memberikan rasa kenyang lebih lama, makanan dengan karbohidrat kompleks akan membantu proses penyerapan dan pemecahan karbohdirat lebih lama dalam tubuh sehingga tidak menyebabkan rasa kantuk berlebih di siang hari.

#Sumber gambar : acehonline.info

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY