Merawat dan Mengatasi Seorang Anak dengan Cerebral Palsy

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Anak yang tumbuh sehat dan ceria adalah harapan setiap orang tua. Apapun akan diberikan untuk kebahagiaan buah hati mereka. Namun, terkadang suatu hal yang kurang diinginkan bisa terjadi, demikian halnya dengan cerebral palsy pada anak.

Apakah itu cerebral palsy? Cerebral palsy adalah suatu gangguan pada otot dan gerakan motorik. Jadi, seseorang anak dengan cerebral palsy ini kurang memiliki kemampuan gerak yang terarah. Cerebral palsy terkadi karena kerusakan otak yang dialami oleh anak, yang menurut para ahli dialami sebelum kelahiran.

Seorang anak dengan cerebral palsy harus mendapatkan penanganan khusus yaitu terapi anak. Gejala cerebral palsy diketahui dari lahir hingga masa pra sekolah. Gejala gangguan motorik ini tidak sama pada setiap anak. Ada yang tidak tampak secara nyata, namun pada seorang anak dengan cerebral palsy yang agak berat, gejalanya lebih Nampak yaitu gerakan anak menjadi terbatas.

Seorang anak dengan cerebral palsy berat, anak tidak bisa berjalan karena persendian kaku. Gejala lain yang ditemukan adalah epilepsy, gangguan pada pencernaan serta pernafasan.

Untuk mengatasi cerebral palsy pada anak bisa dilakukan dengan dua cara yaitu terapi dan pembedahan. Salah satu terapi yang sesuai adalah terapi gelombang otak cerebral palsy. Para ahli merancang terapi ini dengan menggunakan stimulasi audio. Stimulasi ini telah disesuaikan dengan gelombang otak dari anak dengan cerebral palsy tersebut. Manfaat dari terapi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik dan menghilangkan gangguan gerak.

Terapi ini dimuat dalam bentuk CD musik sehingga mudah digunakan kapan saja dan dimana saja. Saat anak menangis, terjaga, tidur ataupun bermain, CD terapi ini bisa digunakan. Terapi yang rutin akan membantu anak Anda mengatasi gangguan cerebral palsy.

Orang tua dengan seorang anak yang cerebral palsy harus selalu mencari pengetahuan mengenai cerebral palsy. Dengan mengetahui hal tersebut, orang tua bisa merawat anak tersebut dengan sebaik mungkin, tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap seorang anak dengan cerebral palsy.

Kemudian, yang harus diketahui adalah seorang anak dengan cerebral palsy membutuhkan dukungan dari kerabat dekat dan terutama orang tua. Pujian dan motivasi yang diberikan oleh orang tua juga bisa membuat mereka merasa lebih diihargai. Seorang anak dengan cerebral palsy biasanya menjadi lebih sensitif dan mudah marah karena kesulitan bergerak dan gangguan motorik yang dialaminya. Dukungan dan motivasi dari orang terdekat bisa membantu menstabilkan kondisi emosional dari si anak.

Selain itu selalu dampingi anak dalam setiap aktifitasnya. Hal ini akan mendekatkan hubungan dengan anak dan juga Anda dapat mengontrol aktifitasnya dan menghindarkan anak dari kegiatan yang membahayakan keselamatannya. (AYK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here