Meringankan Morning Sickness Dengan Makanan

SehatFresh.com – Sebagian besar ibu hamil akan mengeluhkan mual dan muntah di awal kehamilannya. Kondisi ini disebut morning sickness. Mual biasanya akan lebih sering di sekitar minggu keenam kehamilan dan berlangsung selama trimester pertama, namun beberapa wanita dapat merasakan efeknya sepanjang masa kehamilannya. Tidak hanya pada pagi hari, morning sickness dapat berlangsung sepanjang hari atau memburuk pada malam hari. Untuk meringankan keluhan ini, ada beberapa makanan yang dapat membantu menghentikan mual dan muntah.

Produk jahe alami dapat membantu meringankan mual dan muntah ibu di awal kehamilan. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2009 dalam jurnal “The Journal of Alternative dan Complementary Medicine” menyebutkan bahwa total harian 1.000 miligram jahe per hari dalam bentuk kapsul dapat membantu mengurangi mual dan muntah kehamilan. Meski demikian, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda sebelum menggunakan jahe untuk mencegah mual.

Terkadang, keluhan morning sickness bisa begitu buruk pada beberapa wanita bahkan minum pun membuat mereka merasa mual. Tentunya kekurangan minum dapat menyebabkan dehidrasi. Jika hal ini terjadi, ibu bisa mengonsumsi makanan yang agak asin untuk merangsang membantu merangsang rasa haus. Garam juga dapat mengisi mineral yang hilang akibat muntah. Namun, tentunya asupan garam tidak boleh berlebihan. Makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks juga dapat membantu mengatasi hal ini. Konsumsi makanan asin harus disertai asupan banyak air atau makanan dengan kandungan air yang tinggi, termasuk melon, anggur atau pir. Makanan ringan seperti kacang-kacangan dan biji-bijian yang kaya akan kandungan vitamin B6 dan protein dapat membantu mengurangi keluhan akibat morning sickness. Bahkan, The American College of Obstetricians and Gynecologists menyarankan para ibu yang tengah hamil muda untuk mengonsumsi vitamin B6 sebagai pengobatan pertama untuk morning sickness.

Morning sickness juga sering terjadi pada dini hari karena kurangnya makanan di perut Anda. Untuk membantu menghindari hal ini, makanlah satu makanan terakhir sebelum tidur yang mengandung karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau gandum utuh. Makanan dengan karbohidrat kompleks akan dicerna secara perlahan, agar Anda tidak terbangun dengan perut kosong dan perasaan sakit. Anda juga dapat mengkonsumsi produk susu sebelum tidur untuk menetralkan asam lambung untuk mengurangi rasa mual di pagi hari.

Meskipun nutrisi merupakan hal yang penting selama kehamilan, mual dan muntah bisa membuat Anda tidak ingin makan sama sekali. Oleh karena itu, lebih baik untuk makan sedikit makanan yang menarik bagi Anda bukan menghindari makanan sepenuhnya jika pilihan makanan sehat membuat Anda sakit. Makan makanan tertentu mungkin dapat memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan, tetapi jika makanan tersebut semakin membuat Anda mual atau muntah, maka sebaiknya jangan memaksakan diri. Pahamilah isyarat tubuh Anda, biasanya wanita yang hamil muda menginginkan makanan tertentu yang mereka rasa tidak akan menyebabkan mual atau muntah.

Makan dalam jumlah kecil setiap satu sampai dua jam akan lebih efektif mengurangi mual dan muntah ketimbang makan besar tiga kali sehari. Hal ini juga bermanfaat dalam mencegah penurunan gula darah yang berkontribusi terhadap mual di pagi hari. Cobalah untuk tidak melewatkan makan, karena perut kosong dapat menyebabkan penyakit lebih lanjut. Jika Anda muntah beberapa kali sehari setiap hari sehingga mengakibatkan dehidrasi, pusing, atau lemah, segera periksakan kondisi Anda ke dokter. Anda mungkin mengalami hiperemesis gravidarum, yaitu bentuk morning sickness yang lebih parah.

Sumber gambar : www.kehamilanku.web.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY