Merokok di Usia Remaja Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Merokok di usia remaja membuatnya berisiko terkena masalah kesehatan yang serius, salah satunya adalah Penyakit Jantung. Hal ini disebabkan karena pada masa tersebut remaja masih berada pada usia pertumbuhan. Merokok tidak hanya menyebabkan masalah kesehatan pada tingkat fisik namun juga emosionalnya. Para ahli mengungkapkan risiko kesehatan merokok pada remaja jauh lebih buruk dibanding dengan orang dewasa yang merokok. Salah satu dampak buruk dari merokok di usia remaja adalah Risiko terkena penyakit jantung. Sampai saat ini serangan jantung masih menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Risiko penyakit jantung bahkan bisa menyerang siapa saja, kapan dan di mana saja tanpa memandang status, usia maupun jenis kelamin.

Berbicara mengenai penyakit jantung, sebenarnya penyakit jantung bisa terjadi karena banyak hal. Dikutip dari laman boldsky.com, risiko penyakit jantung bisa terjadi karena pola hidup seseorang yang tidak sehat, seperti terlalu sering mengkonsumsi junk food, duduk terlalu lama, kurang olahraga atau gerak, dan yang paling sering adalah karena kebiasaan buruk merokok serta minum minuman beralkohol. Tak hanya berisiko meningkatkan terkena penyakit jantung, kebiasaan merokok juga menjadi salah satu penyebab meningkatkan risiko penyakit kanker, risiko kerusakan hati, kerusakan paru-paru, stroke, tekanan darah tinggi hingga pecahnya pembuluh darah otak.

Para peneliti mengungkapkan bahwa kebiasaan merokok sangat berbahaya, baik perokok aktif ataupun pasif. Peneliti juga mengungkapkan bahwa bahaya merokok akan lebih besar apabila dilakukan oleh seseorang sejak ia masih muda atau remaja bahkan anak-anak. Para peneliti yang melakukan penelitian di Northern General Hospital – Inggris menyatakan bahwa apabila seseorang yang masih dalam usia remaja tetapi telah memiliki kebiasaan buruk merokok bisa berisiko terkena penyakit jantung hingga 8 kali lebih besar daripada orang-orang yang tidak merokok. Selain itu, seseorang yang memiliki kebiasaan merokok di usia remaja juga sangat besar kemungkinan menderita berbagai penyakit berbahaya dan mematikan serta komplikasi di usia senjanya.

Hasil penelitian lainnya juga menyebutkan bahwa seseorang yang pernah merokok di usia 10 sampai 11 tahun akan memiliki peningkatan risiko terkena arteri korener (penyakit jantung) hingga dua kali lipat. Hal ini Tidak hanya berlaku pada para perokok aktif, namun juga juga berlaku kepada perokok pasif.

Menurut Prof Ever salah satu peneliti dari Northern General Hospital – Inggris menyatakan bahwa tingginya risiko yang disebabkan oleh kebiasaan merokok, disarankan agar setiap perokok menghentikan kebiasaan merokoknya. Bagi yang telah terlanjur memiliki kebiasaan merokok, diharapkan bisa mengurangi aktivitas kebiasaan merokoknya atau bahkan menghentikannya. Sementara, bagi yang tidak merokok, harapannya semoga tidak akan pernah merokok. Karena merokok adalah satu hal yang sangat berbahaya bagi kesehatan fisik maupun psikis.

Nah, dengan mengetahui bahaya rokok yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, pastikan mulai saat ini menghentikan atau jangan pernah merokok. Pada dasarnya, memiliki tubuh yang sehat dan terbebas dari berbagai penyakit bisa didapatkan dengan pola dan gaya hidup yang sehat, salah satunya tanpa merokok. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here