Mewaspadai Kenaikan Berat Badan Berlebihan Saat Hamil

SehatFresh.com – Saat hamil, memang ibu hamil makan untuk dua orang. Namun, hal ini bukan berarti ibu makan dua kali lebih banyak dari makan normal. Bahkan, pada trimester pertama ibu tidak terlalu memerlukan kalori tambahan per hari. Barulah pada trimester kedua, ibu perlu 340 kalori ekstra dan 450 kalori ekstra pada trimester ketiga. Makan berlebihan selama kehamilan tidak hanya akan berpengaruh pada kesehatan ibu, tetapi bayi juga. Dengan mengetahui risikonya, diharapkan dapat membantu ibu merencanakan kehamilan yang sehat.

Makan terlalu banyak ketika hamil dapat menyebabkan kenaikan berat badan berlebih. Kenaikan berat badan selama kehamilan tergantung pada berat badan sebelum hamil. Jika indeks massa tubuh awal adalah 40 atau lebih, ibu tidak perlu untuk menambah berat badan secara signifikan. Jika indeks massa tubuh sebelumnya kurang dari 20, ibu perlu menambah berat badan 40 pon (18 kg). Peningkatan berat badan berlebih selama kehamilan dapat memengaruhi penampilan secara fisik, meningkatkan nyeri punggung dan sakit kaki. Hal ini juga meningkatkan resiko terkena wasir dan varises.

Makan berlebihan dan kenaikan berat badan yang berlebihan juga meningkatkan risiko mengembangkan diabetes gestasional. Ketika tubuh tidak dapat membuat atau menggunakan insulin dengan benar, maka mengarah pada gula darah tinggi. Jika dibiarkan tidak terkendali, dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Gula darah juga meningkatkan insulin dan kadar gula darah bayi dan bertindak sebagai sumber energi berlebih, yang pada gilirannya disimpan bayi sebagai lemak. Kelebihan lemak bayi dan kadar insulin yang meningkat meningkatkan risiko obesitas dan perkembangan diabetes tipe 2.

Terlalu banyak kalori tidak hanya memengaruhi berat badan ibu, tetapi juga memengaruhi berat badan sang bayi. Ketika ibu mengalami peningkatan berat badan berlebih, maka semakin meningkatkan risiko melahirkan bayi yang besar. Selama kelahiran, bayi besar dapat merusak jalan lahir. Hal ini juga meningkatkan risiko ibu harus operasi caesar, yang mana akan memengaruhi periode pemulihan setelah kelahiran. Bayi yang lebih besar juga lebih mungkin mengalami gula darah rendah, gangguan pernapasan dan penyakit kuning.

Kelebihan makan juga mengakibatkan ketidaknyamanan dan gangguan pencernaan. Salah satunya heartburn. Ini adalah masalah yang umum dalam kehamilan, karena hormon progesteron melemaskan katup yang memisahkan perut dari kerongkongan menyebabkan terjadinya refluks isi lambung. Ini juga dipengaruhi kondisi rahim yang semakin membesar. Pembesaran rahim menempatkan lebih banyak tekanan pada usus dan lambung.

Menjaga asupan makan dengan baik di saat hamil adalah faktor penting dalam kehamilan yang sehat. Di masa kehamilan, ibu sebaiknya menaikan berat badan secara bertahap pada tiap trimester kehamilan. Peningkatan berat badan yang sehat harus berdasar pada berat badan ibu sebelum hamil. Kenaikan berat badan semasa hamil sebaiknya berada dalam pantauan dokter. Anjuran kenaikan akan berbeda terutama bila ibu mengandung bayi kembar.

Sumber gambar : www.sehatfresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY