Migrain dan Kehamilan

SehatFresh.com – Hamil menjadi karunia yang indah bagi setiap wanita. Terlebih bagi wanita yang baru menikah, kemudian mengalami kehamilan pertama, di mana nantinya ia akan menjadi seorang ibu. Kehamilan sungguh menjadi kebahagiaan baru, membuat seseorang merasa menjadi wanita seutuhnya. Tak hanya bagi kehamilan pertama, tapi juga kehamilan kedua, ketiga, dan seterusnya. Menurut beberapa orang, setiap kehamilan memberi pengalaman yang berbeda. Mulai dari apa yang dirasakan secara fisik dan mental ketika kehamilan berlangsung.

Keluhan sakit kepala sebelah atau yang biasa disebut migrain yang dialami ibu hamil pada trimester pertama dan trimester kedua memang terkadang terjadi. Keluhan ini dapat terjadi, karena hormon estrogen dan progesteron yang mencapai tingkat stabil. Bahkan, sakit kepala sebelah ini juga dapat dipicu oleh peningkatan produksi endorfin di tubuh sang ibu. Para ilmuan mengatakan bahwa peubahan jalur syaraf bisa menjadi sala satu pemicu migrain.

Pemicu migrain berbeda-beda. Ada yang dapat di kontrol, ada pula yang tidak dapat di kontrol. Pemicu yang dapat dikontrol seperti stres, asap rokok, bahan kimia berbau tajam, makanan yang berbau menyengat, makanan yang terlalu banyak mengandung MSG, suara bisisng, dan cahaya ruangan yang terlalu terang. Sedangkan, beberapa faktor penyebab yang tidak dapat dikontrol, yakni perubahan hormon, perubahan cuaca, dan tekanan udara.

Ada baiknya jika terjadi migrain yang terjadi terus menerus, sang ibu berkonsultasi ke dokter, bukan meminum obat migrain sembarangan. Hal ini dikarenakan kandungan bahan kimia yang terdapat dalam obat harus disesuaikan dengan keluhan migrain tersebut, agar tidak mengganggu kehamilan dan bayinya kelak. Di saat kehamilan seperti ini, sebenarnya yang menjadi hal paling prioritas ialah mencegah terjadinya migrain. Agar sang ibu tidak terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan serangan migrain secara alami. Berikut cara-cara tersebut:

  • Istirahat

Istirahat merupakan cara paling mudah yang dapat dilakukan untuk meringankan sakit migrain. Namun, istirahat ini harus dilakukan di tempat yang tenang dan gelap. Sebab, penderita yang mengalami migrain menjadi lebih peka terhadap cahaya terang. Jadi, lebih baik jika ruangan tersebut dibuat gelap, seperti dengan mematikan lampu kamar atau ruangan tersebut.

  • Kompres

Kompres dingin di bagian yang sakit dipercaya mampu membantu menyempitkan pembuluh darah, sehingga mengurangi rasa sakit yang Anda alami.

  • Mencukupi Asupan Cairan

Dengan memastikan bahwa asupan cairan telah tercukupi, maka sangat kecil kemungkinan akan terjadinya dehidrasi. Hal ini membatu mengurangi pemicu migrain. Konsumsi air putih juga dapat membuat anda menjadi lebih fokus dan tenang.

  • Kenali dan Jauhi penyebabnya

Ada beberapa makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya migrain. Sebaiknya Anda mengenali makanan dan minuma tersebut. Lebih baik jika Anda membuat sebuah daftar yang berisi makanan atau minuman pemicu migrain ini, agar Anda tidak lupa dan lebih mudah menjauhinya.

  • Terapi Relaksasi

Cara yang satu ini berhasil bagi sebagian pasien penderita migrain. Teknik terapi relaksasi dapat membantu mengilangkan mingrain karena membuat diri menjadi lebih tenang. Terapi ini biasanya dilakukan dengan yoga atau meditasi.

  • Olahraga

Olahraga mampu menghindarkan Anda dari migrain, karena dengan berolahraga tingkat stres yang dialami akan berkurang. Mulailah melakukan olahraga rutin dengan berjalan santai atau melakukan olahraga ringan lainnya.

Di balik beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat sakit yang ditimbulkan oleh migrain, ada baiknya jika Anda tetap berkonsultasi dengan dokter. Agar tidak terjadi hal buruk yang justru membahayakan kesehatan Anda dan kandungan.

Sumber gambar : panduanlengkapuntukibuhamil.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY