Mikrodermabrasi untuk Remajakan Kulit Wajah Kembali

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Demi mendapatkan kulit wajah bersih, putih, dan mulus yang selama ini diidamkan, banyak wanita yang rela mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah untuk satu kali perawatan di klinik kecantikan. Salah satunya dengan melakukan mikrodermabrasi. Metode ini kerap jadi buruan mereka yang ingin menghilangkan noda bekas jerawat ataupun menyamarkan kerutan dan garis halus yang menjadi tanda-tanda penuaan. Tapi, apakah mikrodermabrasi aman?

Mikrodermabrasi merupakan prosedur eksfoliasi (pengelupasan) menggunakan kristal-kristal mikro dengan tujuan mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru. Prosedur ini dapat membantu mengatasi berbagai jenis masalah kulit mulai dari warna kulit yang gelap hingga flek hitam atau noda bekas jerawat yang menetap. Setelah menjalani perawatan mikrodermabrasi, umumnya tekstur kulit akan lebih halus dan garis atau kerutan penanda penuaan pun akan berkurang.

Selain mengelupas lapisan sel kulit mati, mikrodermabrasi juga merangsang pertumbuhan lapisan epidermis dan dermis kulit, melancarkan sirkulasi oksigen dan darah, serta merangsang produksi kolagen. Hasilnya, kulit wajah menjadi tampak lebih segar, kencang, dan terasa lebih muda. Hasil dari mikrodermabrasi juga dapat terasa dalam waktu yang relatif singkat. Setelah menjalani beberapa seri perawatan yang biasanya dilakukan dalam kurun waktu tujuh sampai 10 hari, hasilnya bisa terlihat signifikan. Dalam setiap seri perawatannya pun tak memakan waktu lama, hanya 30 menit. Oleh karenanya, mikrodermabrasi juga sering disebut instant facelift yang cepat dan efektif ketimbang suntik botox atau operasi plastik.

Selain itu, mikrodermabrasi juga minim efek samping dan tak perlu anestesi saat perawatan ini dilakukan. Setelah mikrodermabrasi, kulit mungkin akan terlihat sedikit bengkak dan tampak merah muda, tetapi efek samping tersebut biasanya hanya berlangsung sehari. Tentunya mikrodermabrasi akan lebih aman dan hasilnya pun maksimal bila dilakukan oleh tangan seorang dermatolog yang terampil atau ahli kecantikan yang telah memiliki lisensi.

Mikrodermabrasi memang tampak menjanjikan. Tapi, efektivitas perawatan ini umumnya terlihat pada mereka berada pada tahap awal proses penuaan, antara usia 30-50 tahun. Ada pula aturan yang wajib dipenuhi sebelum dilakukan mikrodermabrasi. Kondisi kulit sebaiknya tidak sedang bermasalah atau sedang dalam masa perawatan medis. Mikrodermabrasi tidak cocok untuk mereka yang memiliki kondisi kulit, seperti rosacea, pembuluh darah kapiler yang rapuh, herpes, jerawat yang meradang, kutil, luka terbuka, eksim, psoriasis, eritematosus, lupus, dan diabetes mellitus, atau jika Anda meminum obat antikoagulan. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here