Mood Swing Saat Hamil

Selama kehamilan, ibu tentunya mengalami banyak perubahan besar baik secara fisik maupun emosional. Suasana hati ibu juga cenderung berubah-ubah dan mungkin ibu akan bereaksi berlebihan terhadap suatu hal sepele, merasa tidak yakin dengan diri sendiri dan cepat panik. Selama kehamilan, sangat normal apabila calon ibu mengalami mood swing, di mana emosi dan suasana hati menjadi labil atau naik turun. Ada yang mengalami hal itu masih derajat ringan, tapi ada juga yang sudah hampir mencapai tahap depresi. Penyebab internalnya adalah perubahan tubuh dan hormonal yang terjadi selama kehamilan. Keseimbangan hormon estrogen dan progesteron diyakini berpengaruh terhadap neurotransmitter (zat penghubung sel otak) sehingga menimbulkan mood yang berubah-ubah.

Ada sebagian ibu hamil yang  baru mengalami mood swing yang parah saat memasuki trimester ketiga. Hal ini bisa saja terjadi karena kelelahan fisik yang sudah mencapai puncaknya, dan bisa juga karena rasa bosan terhadap kondisi fisik yang kurang nyaman dalam waktu yang cukup lama. Kecemasan dan rangsangan emosional juga bisa terjadi saat Anda terlalu banyak mendapatkan informasi yang kemudian menjadi beban pikiran. Informasi negatif tentang kehamilan bisa berpotensi mengganggu pikiran. Oleh karena itu, dari berbagai informasi yang ada, fokuslah pada informasi yang positif dan nikmati kehamilan.

Beberapa perubahan mood atau mood swing pada ibu hamil bisa dikenali dengan beberapa tanda seperti  berikut :

  • Timbul perasaan tidak percaya diri menjadi ibu.
  • Tiba-tiba merasa sedih tanpa alasan yang jelas.
  • Menjadi pribadi yang tertutup dan malas berinteraksi dengan orang lain.
  • Merasakan cemas yang berlebihan dan sulit untuk tidur.
  • Sulit fokus atau konsentrasi saat bekerja.

Meskipun perubahan  mood pada wanita hamil adalah hal yang normal,  bukan berarti Anda   harus membiarkan larut dengan mood yang negatif. Mood swing atau yang biasa disebut sindrom pre-baby blues ini memang biasa terjadi, namun harus juga segera diatasi dan jangan dibiarkan berlarut-larut. Jika tidak, mood swing ini bisa berujung pada depresi dan bila tidak ditangani secara tuntas, bisa menjadi awal dari baby blues.

Mood swing saat hamil bisa dibantu dengan membentuk sikap yang lebih menenangkan. Perlu cukup tidur, cukup jeda, selain ada waktu untuk tidur siang. Luangkan juga waktu untuk bergerak seperti berjalan-jalan sejenak, nonton bioskop, yoga dan meditasi. Pola hidup sehat selama hamil bisa mengindarkan ibu dari kemungkinan gangguan mood. Makanlah sedikit-sedikit tapi lebih sering., hindari kopi dan gula berlebih. Selain itu, ibu juga perlu membangun sikap positif optimistik terhadap kehamilan. Peran suami, selain keluarga dalam bentuk upaya pendampingan menuju kehamilan yang sehat sampai tiba di persalinan juga sangat diperlukan agar ibu lebih tenang menjalani kehamilannya.

*pic artaactleya.blogspot.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here