Ngidam Makanan Menjelang Menstruasi

SehatFresh.com – Tidak hanya pada ibu hamil, ngidam makanan juga bisa melanda para wanita menjelang atau pada saat menstruasi berlangsung, di mana mereka cenderung ingin makan makanan manis atau asin. Seperti halnya wanita yang sedang hamil, mereka ngidam untuk alasan yang tidak jelas. Ngidam ini juga seringkali disertai lonjakan nafsu makan yang tidak biasa.

Keinginan untuk makan makanan manis, asin dan tinggi karbohidrat saat haid ternyata terkait dengan kadar serotonin dalam tubuh. Fluktuasi kadar serotonin dicurigai sebagai penyebab dibalik gejala ngidam yang menyertai PMS. Serotonin membantu mengatur suasana hati dan energi. Makanan yang tinggi karbohidrat dapat meningkatkan produksi serotonin. Kadar serotonin yang rendah mungkin mengisyaratkan tubuh membutuhkan asupan lebih banyak karbohidrat.

Selain itu, penelitian dari Baylor University, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa rendahnya level hormon estrogen di dalam tubuh yang terjadi sebelum periode menstruasi datang membuat nafsu makan menjadi sulit dikendalikan. James Greenblatt, M.D, penulis buku “Answers to Appetite Control”, mengatakan bahwa terdapat kaitan antara rendahnya level hormon estrogen, hormon progesterone dengan keinginan makanan lebih banyak. Ketika kedua hormon tersebut berada di level terendah, dampaknya menyebakan nafsu makan menjadi bertambah.

Sejumlah ahli menyarankan agar mengidamkan makanan manis menjelang menstruasi sebaiknya tidak ditahan. Karena hal tersebut berarti tubuh sedang membutuhkan asupan gula dari karbohidrat untuk produksi serotonin. Namun, penting juga untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan agar tidak terjadi peningkatan bobot tubuh. Pilih makanan manis yang merupakan sumber karbohidrat kompleks. Selain mengatasi kebutuhan serotonin tubuh, karbohidrat kompleks juga dapat meminimalkan terjadinya perubahan suasana hati yang ekstrim ketika PMS.

Jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi adalah buah-buahan, sayuran, dan gandum. Selain itu, mengonsumsi makanan yang tinggi lemak sehat, seperti ikan, kacang-kacangan, alpukat, dan minyak zaitun, juga dianjurkan agar Anda kenyang lebih lama. Sebaiknya hindari jenis karbohidrat sederhana seperti biskuit, roti, dan nasi putih. Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat level estrogen rendah. Makanan berkarbohidrat sederhanan ini hanya akan membuat energi sedikit melonjak sesaat setelah dimakan namun cepat membuat Anda kembali lapar.

Para ahli dari University of Maryland Medical Center menyarankan juga untuk mengurangi asupan natrium guna mencegah penambahan berat badan sebelum dan selama periode. Makanan yang tinggi sodium dapat berkontribusi untuk retensi air dan penambahan berat badan, contoh makanan tinggi natrium ini meliputi sayuran kaleng, sup kalengan, kecap dan makanan olahan pabrik.

Sumber gambar : www.hipwee.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY