Ngobrol Seks Dengan Pasangan

Sehatfresh.com – Berbicara tentang seks dengan pasangan mungkin masih menjadi hal yang membuat canggung dalam suatu hubungan. Seringkali, seseorang hanya berdiam dan pasrah saat pasangan tidak berhasil memberi kepuasan yang diharapkan. Terlepas latar belakang keluarga Anda dan pasangan, seharusnya seks menjadi pembahasan yang tidak perlu ditutup-tutupi. Semakin sering berkomunikasi dengan pasangan, maka semakin mudah menggali lebih banyak ide yang bisa diterapkan saat bercinta. Inilah yang membuat sesi bercinta semakin seru sehingga semakin sering ingin dilakukan.

Kelihatannya lebih mudah untuk menghindari topik pembicaraan ini daripada membicarakannya. Namun, kurangnya komunikasi bisa berujung sakit hati dan salah paham. Dengan saling mengetahui isi hati masing-masing, maka Anda dan pasangan sedang menunjukkan rasa saling menghormati. Perasaan dihargai ini akan membuat rasa cinta semakin menguat.

Untuk menyalakan lagi gairah yang dirasa mulai redup, maka ajaklah si “dia” untuk berbicara secara terbuka. Bagaimana cara memulainya?

  • Pilih waktu yang tepat

Pasangan suami istri seringkali sibuk dengan pekerjaan, mengurus anak belum ditambah pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya. Oleh sebab itu, pilihlah waktu yang santai dan tenang dimana Anda tidak akan diganggu (masalah pekerjaan atau anak-anak) saat memulai percakapan mengenai seks dengan pasangan.

  • Bersikap jujur

Bawalah sikap positif, kejujuran dan keseimbangan ketika membahas masalah seks dengan pasangan. Katakan dengan apa yang Anda suka dan tidak saat bercinta, tapi jangan sampai menyudutkan bahwa apa yang dilakukan pasangan adalah hal yang salah. Tidak hanya mengemukakan apa yang Anda inginkan, penting juga mengetahui keinginan dan kebutuhan guna meningkatkan kualitas seks Anda dan pasangan.

  • Pengertian

Tunjukkanlah sikap pengertian dan tidak mengintimidasi sehingga pasangan bisa lebih terbuka terhadap masalah seks yang mungkin selama ini sulit untuk diungkapkan.

  • Jadi pendengar yang baik

Jadilah pendengar yang baik ketika pasangan mau terbuka dan berbagi pemikirannya tentang seks. Jangan menyela pembicaraan dan langsung memberi kesimpulan atau solusi. Ini adalah kesempatan Anda untuk lebih mengerti dan memahami pikiran dan perasaan pasangan tentang kehidupan seksual selama ini.

  • Komunikasi non-verbal

Komunikasi non-verbal seperti memijat, memeluk atau memegang tangan, bisa menjadi efektif untuk memulai pembicaraan. Anda juga bisa tidur di pangkuan atau mengusap rambutnya. Ketika pasangan sudah merasa nyaman, coba mulai bicarakan inti masalahnya. Cara ini bisa membuat pasangan lebih mendengarkan Anda dan tida cepat membuatnya emosi.

Komunikasi seksual secara tidak langsung juga bisa Anda jalankan di kamar tidur di tengah sesi bercinta. Saat si dia berhasil menyentuh titik sensitif Anda, maka berikan feedback. Semisal, “ya, di situ enak sekali” atau pun berupa erangan dan remasan. Dengan ini, ia pun akan melanjutkan aksinya untuk memuaskan Anda. Komunikasi seksual yang intens akan membantu membangun kepercayaan antara Anda dan pasangan. Semakin terampil berkomunikasi dengan pasangan, maka semakin baik pula kualitas hubungan secara keseluruhan.

Sumber gambar : SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY