Nilai Positif dan Negatif saat Mengkonsumsi Kedelai

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pembaca wanita, pasti senang mengkonsumsi kedelai? Tempe juga berasal dari kedelai, dan tempe menjadi makanan favorit orang Indonesia. Tapi tahu kah Anda jika kedelai juga memiliki sisi positif dan negatif?

Kedelai merupakan jenis makanan dari kacang-kacangan yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Bila dilihat dari segi positifnya, kedelai mengandung berbagai nutrisi seperti berikut:

  • Kaya protein. Kandungan protein yang begitu tinggi dalam kedelai bermanfaat vital bagi kesehatan tubuh. Asam amino esensial sangat berguna bagi tubuh.
  • Sehat untuk organ pencernaan. Berbagai penyakit pencernaan seperti sembelit, kanker usu, wasir, dan divertikuler dapat mengkonsumsi kedelai.
  • Mengandung banyak isoflavon. Kandungan isoflavon dan kalsium yang tinggi dapat mencegah gejala menopause terlalu dini dan menjaga kepadatan tulang kita.
  • Sehat untuk jantung. Kedelai merupakan asupan lemak baik atau tak jenuh sehingga tidak mengandung kolesterol. Sehingga kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol, menstabilkan tekanan darah, dan menyehatkan jantung.
  • Mengandung banyak vitamin dan mineral. Kedelai banyak mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh manusia seperti kalsium, zat besi, riboflavin, dan vitamin B12.

Dibalik dari nilai positif yang terkandung dalam kedelai, tetap saja ada efek samping atau dampak negative dari kedelai, sebagai berikut:

  • Mengandung Asam Phytic

Kedelai mengandung asam phytic di dalamnya yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti zat besi, kalsium, tembaga, dan seng dalam pencernaan.

  • Penghambat trypsin

Komponen negative dalam kedelai dapat membuat Anda sulit mencerna protein.

  • Mengandung Alumunium

Kedelai mengandung aluminium 11 kali (1100 persen). Aluminium ialah zat pemicu penyakit Alzheimer.

  • Mengandung Nitrat

Nitrat merupakan komponen yang menyebabkan karsinogen yang disebut sebagai penyebab kanker.

  • Mengandung Phytoestrogen

Phytoestrogen ialah senyawa yang digunakan dalam mengurangi produksi estrogen. Zat ini juga dapat menyebabkan kanker dan leukimia pad anak.

  • Mengandung Mangan

Produk yang berasal dari kedelai mengandung mangan yang jika berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan otak.

  • Mengandung Banyak Omega 6

Produk kedelai lebih banyak mengandung omega 6 dibandingkan omega 3, jika dikonsumsi berlebihan dapat memicu penyakit kanker. diabetes, jantung, asma, hiperatif, dan depresi.

  • Mengakibatkan pubertas dini bagi anak laki-laki

Bagi anak laki-laki, kedelai yang dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan kanker testicular.

Bagaimana sobat? Ternyata kedelai atau produk yang paling digemari masyarakatnya yaitu tempe banyak mengandung resiko ya. Padahal tempe merupakan alternatif makanan sehat, tapi jika dikonsumsi secara berlebihan ternyata tetap mengandung bibit penyakit yang begitu beragam. Pada intinya kesehatan tubuh hanya bisa dicapai dengan mengkonsumsi makan makanan yang seimbang, sehingga tidak berlebihan pada salah satu produk makanan. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here