Normalkah Nafsu Seks pada Pasangan Menurun?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Daya tarik seksual pasangan di mata Anda sudah makin berkurang sehingga dorongan bercinta dengannya juga menurun? Jangan khawatir, ini bukan berarti Anda mengalami disfungsi seksual.

Banyak yang mengira, khususnya laki-laki, jika kehilangan nafsu seks menandakan bahwa dia mengalami impotensi, padahal tidak. Sesungguhnya, kehilangan nafsu seks tidak berarti juga kehilangan cinta dan rasa sayang juga terhadap pasangan. Menurunnya gairah seksua adalah normal adanya dan dapat terjadi kepada pasangan manapun sewaktu-waktu.

Sejumlah faktor bisa menyebabkan seseorang memiliki nafsu seks yang menurun terhadap pasangannya. Salah satu faktor tersebut adalah hormon, misalnya testosteron.

Testosteron dikenal sebagai hormon yang lazim dimiliki pria. Namun jangan salah, hormon ini juga dimiliki kaum hawa. Meskipun kadarnya tidak sebanyak yang dimiliki pria, hormon testosteron yang dimiliki wanita berpengaruh terhadap dorongan seksual. Apabila kadar testosteron seorang wanita rendah, maka gairah bercinta dipastikan akan ikut rendah. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa testosteron rendah dapat mempengaruhi kemampuan wanita untuk orgasme.

Memang, hormon dalam tubuh memiliki peranan penting terhadap kehidupan sehari-hari, khususnya seks. Pada wanita, semakin bertambah usia, semakin berubah nafsu seksnya. Mungkin akan menggebu-gebu di usia subur dan matang, tetapi bagaimana menjelang masa menopause? Bisa sama sekali tidak nafsu melakukan seks dengan pasangannya.

Terlebih jika wanita tersebut sedang merasakan lelah pada perubahan tubuh. Biasanya sehabis hamil dan melahirkan beberapa kali, tidak jarang nafsu bercinta pun akan hilang. Di masa ini, para wanita lebih memilih tidur dan mengistirahatkan tubuhnya daripada berhubungan seks.

Nafsu seks menurun juga bisa disebabkan dari hubungan yang sudah berjalan lama. Beberapa penelitian telah menemukan, dorongan seks bisa hilang dan dialami seseorang yang memiliki hubungan jangka panjang. Anda atau pasangan memang masih saling mencintai dan masih ingin bersama, tapi tubuh Anda tidak membawa ke arah keintiman satu sama lain.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh kolomnis seks The Times Suzy Godson, pasangan menikah dengan kisaran usia 36 hingga 55 tahun, sebanyak 44% di antaranya mengatakan bahwa mereka bercinta hanya seminggu sekali. Lalu, 32% mengaku bercinta hanya sebulan sekali.  Kemudian, 11% lainnya bercinta sekali dalam satu tahun. Info lain yang lebih mengejutkan, 9% responden mengatakan tak pernah bercinta lagi, hanya 4% yang mengatakan mereka bercinta setiap hari.

Godson mengatakan, ada hubungan antara bercinta dan kelanggengan rumah tangga. Menurutnya, tetap ada pasangan yang memang memiliki hasrat seksual rendah dan tak terganggu dengan kehidupan seksual relatif tidak bergairah tersebut.

Selama tidak melakukan penyimpangan seksual, menurunnya gairah untuk bercinta dengan pasangan adalah hal wajar. Kondisi ini bisa diperbaiki jika Anda dan pasangan terus berusaha menemukan gairah keintiman seksual kembali. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here