Nutrisi Pasca Stroke

SehatFresh.com – Stroke terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak terhambat, baik itu karena gumpalan darah atau pecah pembuluh darah, sehingga mengakibatkan jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan. Stroke membutuhkan perhatian medis segera, dan berpotensi mengancam jiwa. Kabar baiknya, penyakit ini dapat diobati. Dalam masa pemulihan, diet sehat sangat penting untuk mempercepat pemulihan serta mencegah kekambuhan stroke.

Ada beberapa faktor risiko untuk stroke. Faktor keturunan, usia, jenis kelamin, penyakit jantung sebelumnya dan kondisi medis lainnya seperti anemia sel sabit adalah faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Di sisi lain, nutrisi memengaruhi beberapa faktor risiko yang dapat dimodifikasi, seperti tingginya tingkat kolesterol, tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, dan pilihan makanan kurang sehat. Perubahan gaya hidup seperti peningkatan olahraga dan berhenti merokok bisa mengurangi risiko stroke dan mencegah kambuhnya stroke, terutama bila dikombinasikan dengan pola makan yang sehat.

Mencegah kekambuhan stroke dan tetap sehat dapat dicapai dengan mengambil langkah tepat untuk mengontrol berat badan dan tekanan darah. Seseorang yang telah terserang stroke harus menghindari makanan tertentu guna mengurangi risiko kekambuhan stroke. Ini termasuk makanan tinggi garam, gula, kolesterol dan lemak jenuh. Untuk menjaga kesehatan peredaran darah dan jantung setelah stroke, sejumlah makanan tertentu memberikan manfaat lebih baik daripada yang lainnya. Cleveland Clinic merekomendasikan whole-grain, produk susu rendah lemak, buah-buahan dan sayuran, serta protein tanpa lemak.

Bukan hanya tinggi serat, buah dan sayuran juga dikemas dengan nutrisi yang penting untuk kesehatan jantung. Lima porsi buah dan sayur sehari adalah porsi minimum yang disarankan. Sementara itu, whole-grain memiliki kandungan serat dan juga diperkaya dengan sejumlah vitamin dan mineral. Disarankan setidaknya mengonsumsi dua porsi whole-grain sehari. Untuk kebutuhan kalsium harian, pilihlah produk susu rendah lemak atau bebas lemak, atau berbagai makanan kaya kalsium selain susu setiap hari.

Selain itu, asupan protein juga penting untuk pertumbuhan otot dan perbaikan jaringan. Guna mencegah kolesterol tinggi, pilihlah sumber protein tanpa lemak, seperti daging tanpa lemak. Dalam mengolahnya, lebih baik dikukus atau dipanggang, ketimbang digoreng karena hanya akan menambah kadar lemak tak sehat pada makanan. Gunakan juga herbal dan rempah-rempah untuk menambah cita rasa makanan, ini guna mengurangi asupan garam berlebih yang bisa memicu tekanan darah tinggi.

Ada beberapa vitamin dan mineral yang secara spesifik memberikan manfaat untuk pencegahan stroke berulang. Ini termasuk asam folat, kalsium, vitamin B6 dan B12, dan kalium. Meningkatkan jumlah buah-buahan, sayuran dan makanan yang diperkaya nutrisi-nutrisi tersebut dapat membantu mempercepat pemulihan setelah stroke. US National Stroke Association melaporkan bahwa banyak orang tidak mendapatkan cukup asam folat atau vitamin B dari makanan harian yang mereka konsumsi. Meningkatkan makanan tertentu seperti lentil, sereal, ikan dan pisang dapat menjadi solusinya. Beberapa orang juga dapat dibantu suplemen tambahan atas izin dokter.

Sumber gambar : dianeka.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY