Nutrisi Pendukung Produksi Kolagen

SehatFresh.com – Kolagen adalah protein berserat alami yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan vitalitas jaringan ikat. Kolagen ditemukan di hampir semua organ tubuh termasuk tulang, kulit, tendon, ligamen dan tulang rawan. Kolagen bekerja dengan elastin (protein struktural lain) untuk menjaga elastisitas jaringan ikat, yang kemudian dihancurkan oleh proses inflamasi, dan sintesisnya dalam tubuh tergantung pada kelimpahan asam amino. Serat kolagen dapat mengambil manfaat dari dua asam amino, yaitu lisin dan prolin, dan adanya kolagen mempromosikan nutrisi seperti vitamin C.

Produksi kolagen dalam jaringan ikat tubuh tergantung pada tingkat asam amino yang memadai. Ada sembilan asam amino esensial, yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga harus diperoleh melalui diet. Umumnya, makanan hewani seperti unggas, ikan, keju, susu dan telur menyediakan semua sembilan asam amino esensial.

Menurut WHFoods (World’s Healthiest Foods), serat kolagen sebagian besar terdiri atas hidroksilisin dan hidroksiprolin. Meskipun belum ada bukti yang cukup untuk menarik hubungan yang jelas antara makanan yang kaya lisin atau prolin dan sintesa kolagen, makanan tinggi asam amino tersebut dapat mendukung pembentukan kolagen. Lisin merupakan asam amino esensial dan harus diperoleh melalui makanan. Sedangkan, prolin adalah asam amino non-esensial yang dapat diproduksi di dalam tubuh. Sumber lisin termasuk daging tanpa lemak dan kacang-kacangan. Untuk sintesis kolagen yang optimal, diperlukan juga asupan sumber makanan yang mengandung prolin seperti putih telur dan gandum.

WHFoods juga menambahkan bahwa buah yang mengandung antosianin flavonoid telah terbukti menghubungkan serat kolagen dan mendukung matriks jaringan ikat. Antosianin terkandung dalam bahan makanan berwarna merah dan ungu seperti ceri, blueberry, blackberry dan raspberry. Menurut Michael T. Murray dalam buku “Healing Foods”, antosianidin meningkatkan kadar vitamin C dalam sel, melindungi terhadap kerusakan akibat radikal bebas dan membantu mencegah kerusakan kolagen pada kulit dan jaringan ikat.

Vitamin C membantu tubuh dalam produksi dan perbaikan kolagen. Vitamin C banyak ditemukan pada sayuran dan buah-buahan, dengan varietas jeruk menjadi sumber yang paling populer.  Sumber vitamin C lainnya adalah jambu biji, brokoli, paprika merah dan paprika hijau. Selain vitamin C, vitamin E memberikan perlindungan terhadap radikal bebas dan penuaan dini yang disebabkan oleh kerusakan akibat sinar matahari dan polusi lingkungan. Vitamin ini juga bekerjasama dengan vitamin C untuk membantu merekonstruksi kolagen dan membuat kulit tetap terlihat muda dengan mempertahankan kelembaban dan kekencangan kulit. Makanlah makanan seperti kacang-kacangan, alpukat, bayam, biji-bijian dan makanan laut untuk mencukupi asupan vitamin E Anda.

Sumber gambar : indowanita.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY