Nutrisi Penting untuk Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada masa remaja, makanan bernutrisi adalah komponen penting untuk pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Remaja memiliki kebutuhan gizi yang lebih besar dibandingkan orang dewasa, karena perubahan fisik yang sangat besar terjadi pada masa pubertas. Tingkat aktivitas dan tahap perkembangan seorang remaja menentukan berapa banyak energi dan protein yang dia butuhkan. Sebagian besar remaja mengalami peningkatan nafsu makan sehingga tubuh mereka sehingga mereka perlu mendapatkan nutrisi yang untuk pertumbuhan mereka.

Pada masa remaja, anak cenderung memilih makanan untuk alasan yang tidak berhubungan dengan gizi (misalnya, tekanan teman sebaya atau kegiatan sosial). Menurut survei Australia 2007, konsumsi buah menjadi menurun pada masa remaja dan asupan lemak jenuh dan gula menjadi tinggi. Asupan lemak jenuh dan gula yang tinggi bisa jadi merupakan akibat dari pilihan makanan yang tidak terlalu sehat seperti fast food atau junk food. Hal tersebut dapat menyebabkan masalah berat badan dan peningkatan risiko penyakit diabetes tipe-2.

Lalu, nutrisi penting apa saja yang remaja butuhkan? Berikut ulasannya :

  • Kalsium

Asupan kalsium yang cukup dapat didapatkan dari makanan berbasis susu. Kalsium yang cukup dapat membantu anak mencapai kepadatan tulang yang cukup dan membentuk tulang yang kuat saat dewasa. Remaja yang kekurangan asupan kalsium diperkirakan akan memiliki tulang yang rapuh dan mudah cedera saat dewasa. Remaja membutuhkan asupan kalsium sebesar 1200 mg setiap harinya.

  • Zat besi

Semakin meningkatnya volume darah dan pertumbuhan massa otot pada masa remaja berarti anak membutuhkan lebih banyak zat besi pada masa remaja. Selain itu, zat besi membantu darah membawa oksigen ke seluruh otot, serta membuat fungsi otak bekerja maksimal dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit. Menurut studi, kekurangan zat besi di usia remaja bisa berdampak pada struktur otak secara jangka panjang. Daging merah merupakan salah satu sumber makanan yang mengandung zat besi tinggi. Zat besi juga bisa didapat dari sayur-sayuran seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan (misalnya, kacang-kacangan dan miju), biji-bijian dan sereal. Remaja laki-laki membutuhkan 12mg asupan zat besi per hari, sedangkan anak perempuan membutuhkan 15mg perhari. Kebutuhan zat besi remaja perempuan lebih besar, hal ini dikarenakan perempuan mengalami menstruasi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY