Nutrisi untuk Penderita Pneumonia

Pneumonia

SehatFresh.com – Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Kesulitan bernapas akibat pneumonia menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak energi. Selain itu, pneumonia juga berdampak pada nafsu makan. Kedua hal ini dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan dan tubuh juga menjadi kekurangan nutrisi. Pneumonia adalah suatu kondisi serius yang memerlukan waktu satu bulan atau bahkan lebih agar tubuh kembali bugar setelah infeksi dibersihkan.

Begitu pengobatan dimulai, tubuh membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Menjadi kurang gizi akan berdampak negatif pada waktu pemulihan, dan mengakibatkan komplikasi lain. Inilah sebabnya mengapa pemenuhan nutrisi sangatlah penting bila Anda memiliki pneumonia atau sedang dalam masa pemulihan pneumonia. Meskipun makanan tidak secara langsung menyembuhkan pneumonia, mencukupi kebutuhan energi dan makan sehat penuh nutrisi dapat membantu mempercepat pemulihan.

Kalori

Karena tubuh mengeluarkan lebih banyak energi, maka asupan kalori perlu ditingkatkan. Anda dapat melakukan beberapa hal yang membantu Anda mendapatkan cukup kalori setiap hari. Makan hingga lima kali sehari dapat membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari. Anda juga dapat minum minuman yang kaya kalori, seperti milkshake atau jus. Menambahkan selai kacang atau es krim untuk buah-buahan dan krim keju, mentega atau minyak zaitun untuk sayuran juga menambah asupan kalori Anda. Jika Anda masih kehilangan berat badan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan resep suplemen kalori untuk mencukupi kebutuhan energi Anda.

Protein

Asupan protein yang cukup sangat penting untuk mendukung pemulihan pneumonia. Asupan protein menyediakan blok bangunan bagi tubuh untuk membangun jaringan baru dan memperbaiki jaringan yang rusak. Makanan kaya protein dapat berasal dari hewan dan tumbuhan. Sumber protein hewani termasuk daging merah, unggas atau ikan. Sedangkan protein nabati berasal dari biji-bijian, kacang-kacangan atau produk olahan kedelai seperti tahu dan tempe.

Vitamin dan mineral

Asupan vitamin dan mineral yang memadai dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya kekurangan gizi. Buah dan sayuran merupakan sumber alami terbaik yang kaya vitamin dan mineral. Biji-bijian dan kacang-kacangan juga menawarkan berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh, serta lebih padat energi. Bila berniat mengonsumsi suplemen multivitamin, pastikan Anda telah mengonsultasikannya dengan dokter agar tidak sampai timbul efek samping yang tidak diinginkan.

Probiotik

Pengobatan pneumonia umumnya melibatkan antibiotik. Antibiotik dirancang untuk menyerang bakteri patogen. Sayangnya, bakteri baik dalam sistem pencernaan menjadi dirugikan dengan cara kerja antibiotik. Antibiotik mengubah populasi dan keseimbangan koloni bakteri dalam usus, sehingga mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotik dapat hidup dan berkembang biak. Hal ini dapat memicu timbulnya penyakit sekunder yang lebih sulit diobati. Mengambil langkah-langkah untuk membantu usus memulihkan keseimbangan flora usus yang sehat sangat penting dalam pemulihan pneumonia. Keseimbangan flora usus yang sehat dapat dikembalikan dengan meningkatkan konsumsi makanan sumber probiotik, seperti yoghurt, kefir, sup miso, acar, dan tempe. Anda juga dapat bertanya pada dokter mengenai suplemen probiotik

Cairan

Asupan cairan yang cukup dapat sangat mempercepat pemulihan pnemonia. Sel-sel dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik bila kebutuhan cairan tubuh tidak terpenuhi. Orang sehat yang tidak memiliki pneumonia setidaknya harus minum delapan gelas air putih per hari. Kebutuhan cairan bagi seseorang yang sedang dalam masa pemulihan pneumonia sekitar dua kali lipat dari jumlah itu. Penting juga untuk menghindari alkohol dan minuman berkafein seperti minuman berenergi dan kopi ketika dalam masa pemulihan pneumonia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY