Olahraga Ringan Baik untuk Anak saat Berpuasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Beberapa anak tidak menyukai olahraga karena mereka tidak mengetahui aturan mainnya atau tidak mempraktikkan kegiatan olahraga secara rutin. Bagi anak, olahraga bisa terdengar rumit karena ada aturan main dan peralatan khusus. Bahkan lapangan olahraga yang berbeda-beda bentuk, ukuran, dan dipenuhi garis-garis pembatas, terlihat memusingkan, terutama jika anak masih berusia dini. Kendala seperti itu tentu tidak menyurutkan niat Anda mendorong anak aktif berolahraga, bukan?  Anda tentu ingin anak memetik manfaat optimal dari olahraga, baik olahraga individu maupun permainan tim.

Berolahraga berpengaruh secara signifikan pada proses metabolisme tubuh. Saat berolahraga tubuh akan merasa dehidrasi dan menurunkan daya tahan tubuh. Sejumlah peneliti membuktikan berolahraga mampu menyebabkan dehidrasi pada otot sekitar 3% dan menurunkan kekuatan otot hingga 12%. Hal ini membuktikan jika berolahraga saat berpuasa sangat tidak dianjurkan, karena yang terjadi justru lebih banyak merugikan bagi tubuh. Namun jika dilakukan dengan benar dan pada waktu yang tepat, olahraga pada waktu puasa justru dianjurkan.

Cara berolahraga saat puasa yang bisa menyegarkan badan juga bisa dijalankan pada sore hari ketika menunggu berbuka. Bisa jalan-jalan kecil atau bersepeda santai sambil menunggu datang adzan Maghrib. Begitu pentingnya menjalani olahraga saat puasa, namun yang perlu diperhatikan yaitu harus disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi tubuh. Jadi perhatikan jenis olahraga yang dijalani, waktu dan durasinya.

Berikut beberapa tips melakukan olahraga ringan di bulan puasa.

  • Lakukan olahraga setidaknya 30 menit menjelang waktu berbuka. Jika ingin melakukan olahraga pada malam hari, lebih baik menunggu 2 jam setelah berbuka. Namun olahraga yang terbaik adalah olahraga yang dilakukan pada pagi atau sore hari.
  • Cukup lakukan olahraga ringan seperti bersepeda, jogging atau threadmil. Latihan beban yang dilakukan saat puasa akan menguras energi sehingga kurang tepat.
  • Olahraga yang dilakukan mendekati waktu tidur sebaiknya dihindari. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat.
  • Olahraga yang baik dilakukan saat puasa yaitu olahraga di tempat yang sejuk. Jika olahraga dilakukan di area terbuka, lakukan di bawah pepohonan dan kawasan yang sejuk. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari kelelahan dan muncul rasa haus yang berlebih.

Secara umum, cara membuat anak gemar berolahraga adalah dengan menciptakan suasana yang menyenangkan.Dalam tulisannya, Karen Cogan, psikolog olahraga pada Center for Sports Psychology di Denten, Texas, menyatakan bahwa anak memutuskan untuk berhenti dari kegiatan olahraga rutin karena berbagai alasan, misalnya pernah mengalami cedera, terlalu dipaksa untuk menang, merasa tidak berbakat, atau lambat menguasai teknik berolahraga. Suasana menyenangkan penting untuk membangkitkan semangat atau menghapus trauma anak atas pengalaman buruk terhadap olahraga.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY