Orangtua Wajib Tahu! Tips Menjauhkan Remaja dari Seks Bebas

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Remaja sangat erat kaitannya dengan pencarian jati diri. Terkadang hal ini menimbulkan berbagai pro dan kontra dari para orangtua. Seperti sudah bolehkah mereka merokok? Minum-minum? Berpacaran? Atau hanya sekedar nongkrong dengan sahabat-sahabatnya hingga larut malam? Hal ini tidak tentu tidak dapat dijauhkan 100% dari remaja. Sebaik-baiknya anak dirumah mereka hanyalah anak biasa yang ingin berkembang, yang ingin mengetahui jati dirinya, yang membutuhkan pengakuan teman-temannya mengenai siapa yang paling cantik, tampan, populer, kuat dan pintar. Beberapa remaja banyak yang melakukan hal positif untuk membentuk dirinya dalam upaya pendewasaan. Namun, tidak jarang juga yang larut dalam kontrol diri yang rendah hingga terjebak dalam perbuatan merugikan. Seperti, narkoba, geng motor, atau berpacaran kelewat batas. Untuk narkoba dan geng motor diperlukan nyali dan tentunya uang yang tidak sedikit. Tapi untuk berpacaran adalah hal sulit dijauhi para remaja yang hormonnya sedang tumbuh. Lalu, bagaimana cara menjauhi para remaja dari pacaran atau seks bebas?

  1. Memberikan Motivasi dan Nasihat Mengenai Dampak Seks Bebas

Semangatilah anak anda dengan berbagai hal seperti “Kamu anak pintar.” “Kamu anak Kebanggaan dan kesayangan keluarga.” Serta berikan padanya kesempatan untuk menceritakan hal yang dialaminya setiap hari saat berada disekolah atau tempat les. Jangan dicela, atau terkesan menggurui karena remaja tidak suka itu. Jadilah seperti sahabat untuknya.

  1. Jangan Banyak Melarang

Menurut penelitian, seorang anak menjadi sering berbohong karena anda terlalu banyak menuntutnya. Anda ingin dia selalu di peringkat pertama? Maka dia akan menjadi curang saat ujian apabila terlalu dikekang. Anda ingin dia jauh dari pacaran? Maka dia akan berbohong ketika dia mau keluar rumah. Anda ingin dia menjadi ini dan itu sesuai bayangan anda? Tenang saja, pelan-pelan dan lakukan dengan strategi. Semakin dilarang, anak mungkin akan semakin penasaran. Beri dia kebebasan yang wajar namun, tetap anda awasi. Jangan lupa, biarkan dia memilih kesukaannya, hobinya, dan cita-citanya sendiri.

  1. Beri Dia Kesibukan Di Luar Sekolah

Osis? Pramuka? Menari? Merupakan pilihan baik untuk remaja. Hal ini tentu akan menambah skillnya dan bukan tidak mungkin bahwa pergaulannya akan lebih luas dan menjadi cepat populer. Cari kesukaannya, beri dia motivasi tinggi. “Kalau kamu mau latihan taekwondo yang rajin, nanti bisa jadi atlet kaya Papa mu.” Atau anda bisa meledeknya dengan “Mau cari pacar cantik sih harus ikut osis, cewek cantik senang dengan cowok aktif.” Kalau anak tidak mau juga, anda dapat menyediakan pilihan usaha untuk dia kelola bersama teman-temannya. Biasanya untuk urusan uang anak tidak mungkin menolaknya karena kebutuhan remaja memang banyak dan mencari uang sendiri saat usia SMP dan SMA merupakan hal keren.

  1. Memberi Bayangan Masa Depan

Apabila seorang anak punya ekspektasi masa depan yang jelas. Dia akan mempersiakannya dari sekarang. Seperti dia ingin menjadi dokter, maka anak biasanya akan masuk ke jurusan IPA, berkawan dengan beberapa teman yang cocok dengannya, mencari univ bagus, dan merengek meminta les tambahan pada anda. Dalam hal ini anda tidak perlu khawatir, semangat remaja pada usia ini sangat menggebu-gebu. Anda hanya tinggal mengawasi diam-diam apakah lingkungan anak sudah baik atau belum. Apabila belum anda dapat mencoba memberitahu guru BP atau memindahkan anak ke sekolah yang berkualitas lebih baik. (NIA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY