Panas Laptop Dapat Melemahkan Sperma

0
92
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seorang pria yang mampu mengeluarkan sperma  cukup banyak  ternyata bukan jaminan untuk mampu membuahi sel telur wanita. Sperma dikatakan berkualitas jika memenuhi standar normal kualitas sperma yang bisa membuahi sel telur sehingga terjadi kehamilan. Buruknya kualitas sperma pada pria bisa menjadi salah salah satu pemicu infertilitas atau ketidaksuburan. Infertilitas terjadi ketika pasangan suami istri telah melakukan hubungan intim secara teratur selama lebih dari satu tahun tanpa kontrasepsi, tetapi belum juga mendapat keturunan. Banyak faktor yang menyebabkan kualitas sperma menurun. Salah satunya adalah kebiasaan terlalu lama atau sering memangku laptop yang mungkin tanpa disadari dapat memengaruhi kualitas sperma.

Panas yang dihasilkan dapat mengganggu produksi dan mengurangi kualitas sperma. Jika penggunaan laptop secara dipangku berlangsung lama, hal tersebut bisa mengakibatkan kemandulan. Panas yang ditimbulkan dari laptop menimbulkan suhu tinggi, sehingga sangat berbahaya untuk buah zakar (scrotum). Ketika laptop diletakkan di pangkuan, panas laptop akan merusak fungsi bagian-bagian tubuh pria, yang pada gilirannya dapat merusak kualitas sperma. Suhu scrotum meningkat secara cepat, meski laptop hanya digunakan 15 menit saja. Para peneliti mencatat bahwa panas yang meningkatkan bagian scrotum pria lebih dari satu derajat celcius saja sudah dapat merusak sperma. Berdasarkan studi, setelah satu jam pemakaian laptop di atas paha dan lutut, suhu di testis menjadi meningkat lebih dari 2,5 derajat Celcius.

Diperkirakan bahaya utama dari efek radiasi laptop adalah “radiasi thermal”. Apapun yang memiliki kehangatan, seperti tubuh manusia, akan memancarkan radiasi thermal. Radiasi thermal tidak seperti jenis radiasi berbahaya yang berhubungan dengan bahan nuklir, namun ketika ditempatkan dekat alat kelamin, panas dari laptop dapat menyebabkan infertilitas pada pria dan wanita, namun sperma lebih rentan terhadap kerusakan akibat panas tersebut. Gejala yang sering dikaitkan dengan radiasi thermal dari laptop adalah mual, pusing, sakit kepala, kelelahan mata, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, insomnia, merasa sesak napas, kecemasan dan depresi. Tidak hanya kebiasaan memangku laptop yang bisa menyebabkan kualitas sperma menurun. Seseorang yang aktivitas pekerjaannya selalu berhubungan dengan panas juga berisiko mengalami hal yang sama.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY