Panduan Merawat Anak dengan Gangguan Bipolar

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gangguan bipolar pada anak menimbulkan tiga gejala utama yaitu depresi, hipomania dan mania. Saat episode mania, anak jadi lebih mudah marah. Mereka juga sering kali mendengar dan melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada (halusinasi).

Sementara selama episode depresi, mereka cenderung mengeluhkan perasaan sakit dan nyeri pada bagian tubuh tertentu. Anak dengan gangguan bipolar juga membutuhkan perawatan yang lebih baik. Berikut beberapa cara merawat anak dengan gangguan bipolar yaitu :

  1. Belajar lebih banyak tentang gangguan bipolar 

Gangguan bipolar tidak sama dengan moody atau sikap yang tidak terduga. Gangguan ini memiliki pola yang terdiri dari episode depresi dan hipomania atau mania. Harus ada sejumlah gejala tertentu yang berjalan dalam jumlah hari tertentu agar bisa dikatakan sebagai gangguan bipolar.

Gejala-gejala ini muncul dengan cara dan frekuensi yang berbeda-beda pada tiap orang. Hanya seorang ahli yang bisa mendiagnosa seseorang dengan gangguan bipolar. Kita tidak berusaha mendiagnosa orang yang kita sayangi, tetapi mencari tahu lebih banyak untuk lebih memahami apa yang mereka lalui dan bagaimana kita bisa membantu.

  1. Ikuti pengobatan sesuai jadwal

Supaya kondisinya tetap baik, si kecil harus mendapatkan obat yang ia butuhkan. Gunakan alarm pengingat di ponsel orang tua untuk jadwal check up.

  1. Pantau jalannya pengobatan anak

Setiap obat memiliki efek samping, termasuk obat untuk gangguan bipolar. Hanya beberapa jenis obat saja yang telah dipelajari efektivitasnya untuk anak sehingga dokter dan orang tua harus mengawasi penggunaan obat.

Apalagi anak-anak lebih rentan mengalami efek samping dari obat, seperti perubahan kadar gula darah, kolesterol, dan berat badan naik. Untuk itu, pantau dan catat bagaimana perkembangan kesehatan anak selama mendapatkan pengobatan dengan jenis obat-obatan tertentu.

  1. Bicarakan kondisi anak pada anggota keluarga lain dan pihak sekolah

Merawat gangguan bipolar pada anak tidak hanya dilakukan oleh orang tua saja. Orang tua perlu bantuan anggota keluarga dan orang-orang yang secara langsung berhubungan dengan anak. Tidak semua anak dengan gangguan bipolar harus mengikuti home schooling.

Untuk anak yang sudah sekolah, orang tua wajib memberitahukan kondisi anak pada pihak sekolah. Dengan begitu, pihak pengajar akan memberi perhatian ekstra pada anak untuk mengikuti pelajaran sekaligus mempermudah pengobatan yang harus didapatkan anak.

  1. Jaga rutinitasnya setiap hari

Anak dengan kondisi ini harus benar-benar Anda perhaikan jadwal kegiatannya, seperti waktu makan, tidur, bangun dan olahraga. Pastikan kegiatan yang dilakukan tidak membuatnya stres.

  1. Cepat tanggap cegah anak melakukan hal yang membahayakan

Sama seperti orang dewasa, anak dengan gangguan bipolar pasti kesulitan untuk mengonrol dirinya sendiri. Jika episode depresi atau mania yang dirasakan anak membuatnya melakukan sesuatu yang berbahaya, maka orang tua harus cepat mencegahnya. Jauhi anak-anak pada benda-benda tajam, obat-obatan yang berbahaya, dan situasi yang bisa memicu munculnya gejala.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here