Panduan Sehat Mengonsumsi Serat

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berdasarkan Institute of Medicine, kebutuhan serat pada wanita sebesar 25 gram/hari. Sementara itu, kebutuhan serat untuk pria lebih tinggi lagi, yaitu sebesar 38 gram/hari. Meskipun seseorang telah memilah jenis asupan yang mengandung serat tinggi, nilai serat yang diserap tubuh bisa berkurang. Ini dapat disebabkan oleh kurang pahamnya seseorang mengonsumsi asupan berserat tinggi tersebut.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa panduan yang bisa Anda coba agar asupan berserat tinggi dapat diserap tubuh dengan optimal:

  • Buah

Lebih baik mengonsumsi buah dengan cara dimakan langsung karena bertujuan untuk mempertahankan kandungan serat tingginya. Sebaliknya, jika buah-buahan dikonsumsi dengan cara dibuat jus atau diambil sarinya, maka akan banyak kandungan serat penting yang hilang darinya. Selain itu, jangan kupas kulit buah yang dapat dimakan utuh, seperti apel, pear, dan stroberi. Kandungan serat yang terkandung di kulit buah hampir sama tingginya dengan yang dikandung oleh daging buahnya. Beberapa kulit buah bahkan lebih tinggi kandungan seratnya dibandingkan dengan dagin buah itu sendiri. Namun, cucilah terlebih dahulu buah hingga bersih sebelum dimakan guna menghindari paparan pestisida.

  • Sayur

Selain buah-buah, sayur merupakan alternatif sumber serat lainnya yang sangat baik bagi tubuh. Sangat disarankan untuk mengonsumsi sayuran hijau, seperti brokoli dan bayam, karena mengandung serat yang lebih tinggi dibandingkan jenis sayur lainnya. Usahakan untuk menyelipkan sayuran di sela-sela konsumsi makan harian dan kudapan ringan Anda. Tidak harus sayuran mentah yang Anda konsumsi. Sayuran yang dikukus atau direbus juga dapat menjadi santapan yang lezat. Oh iya, Anda juga dapat membuat menu makanan dengan berbahan sayur yang dominan, misalnya salad. Campurlah salad tersebut dengan buah. Dijamin, salad Anda akan terasa lebih segar lagi.

  • Kacang-kacangan

Tanpa diduga, ternyata kacang-kacangan kaya akan kandungan serat yang tinggi. Nilai lebihnya, kacang dikenal memiliki beragam varian yang memiliki cita rasa berbeda nan lezat. Terlebih, banyak jenis kacang diual dengan harga terjangkau di pasaran, membuatnya menjadi asupan serat yang baik sekaligus murah meriah. Tak hanya itu, kacang-kacangan juga bisa menjadi pengganti sumber protein bagi tubuh, misalnya daging. Mengonsumsi daging memang cukup untuk memenuhi kebutuhan protein. Tetapi, daging kurang kandungan seratnya. Dengan mengonsumsi kacang-kacangan, maka Anda dapat menyeimbangkan antara kandungan protein dan serat.

  • Produk olahan

Ketika membeli produk pangan olahan, sebaiknya perhatikan dengan seksama tabel nutrisinya. Pilihlah produk pangan olahan yang memiliki kandungan serat tinggi. Nilai lebihnya adalah karena produk pangan biasanya berbentuk sajian praktis, maka Anda pun akan mendapatkan asupan serat yang cukup dengan praktis pula. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here