Pantangan Makanan Bagi Penderita Prostat

SehatFresh.com – Masalah prostat adalah salah satu masalah kesehatan yang dihadapi kaum pria. Salah satunya, benign prostatic hyperplasia adalah pembesaran prostat yang tidak bersifat kanker. Prostat adalah kelenjar yang terletak di bawah kandung kemih pria yang fungsinya memproduksi sperma. Pembesaran pada prostat dapat menghalangi aliran urin dan menyebabkan gejala termasuk kesulitan untuk buang air kecil, pengosongan kandung kemih yang tidak sempurna, dorongan buang air kecil tiba-tiba dan peningkatan frekuensi buang air kecil.

Menurut University of Maryland Medical Center, kebanyakan pria memiliki BPH dengan berbagai derajat keparahan menginjak usia 50. Namun, berdasarkan penelitian, risiko gangguan prostat lebih besar bagi mereka yang kelebihan berat badan dan kurang bergerak. Perubahan diet tertentu dapat membantu masalah pembesaran prostat ini, termasuk dengan menghindari makanan tertentu yang dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi.

Benign prostatic hyperplasia dapat disebabkan oleh perubahan hormonal seiring dengan pertambahan usia. Perubahan pola makan terkait kondisi ini dimaksudkan untuk meringankan efek dari isu-isu hormonal tersebut. Para ahli menganjurkan untuk menghindari semua produk makanan yang dibuat dengan gula halus dan tepung halus, seperti roti putih dan makanan penutup (dessert). Pria dengan pembesaran prostat juga harus menghindari makanan yang diolah dengan minyak terhidrogenasi seperti gorengan, makanan olahan dan junk food. Sebuah studi yang diterbitkan Januari 2006 isu “Urology” menyebutkan bahwa konsumsi makanan tertentu dengan frekuensi lebih sering ditemukan dapat meningkatkan terjadinya gejala BPH secara signifikan. Makanan ini termasuk sereal dan roti. Telur dan daging unggas juga dicurigai dapat memperburuk gejala.

Untuk mengatasi masalah hormonal terkait pembesaran prostat, penting juga menghindari makanan yang menghasilkan gejala sensitivitas. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan diet eliminasi untuk mengidentifikasi kepekaan ini. Teknik ini melibatkan penghilangan semua makanan yang menyebabkan sensitivitas dan penyebab alergi kemudian dilakukan pemantauan perbaikan gejala setelahnya. Setelah gejala membaik, Anda dapat mulai mengonsumsi makanan kembali satu per satu. Alergi makanan yang paling umum pada orang dewasa adalah jagung, telur, kacang tanah dan kerang.

Tidak hanya terkait makanan, mayoclinic.com juga merekomendasikan agar pria dengan pembesaran prostat menghindari minum cairan dalam jumlah besar pada satu waktu serta menghindari minum minuman apa pun selama satu atau dua jam sebelum tidur. Selain itu, menghindari kafein dan alkohol juga dapat mengurangi gejala, karena kedua zat tersebut dapat meningkatkan produksi urin dan mengiritasi kandung kemih.

Sumber gambar : gejalapantangandanpenyebab.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY