Pantangan untuk Penderita Campak (Rubeola)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit campak merupakan salah satu penyakit yang cukup terkenal di masyarakat, maka tak heran banyak sekali istilah untuk penyakit campak ini, misalnya gabagen (bahasa jawa), tampek, kerumut (bahasa Banjar), dan lain-lain.

Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramixovirus. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum timbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada. Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD.

Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya biasanya dia akan kebal terhadap penyakit ini. Campak, rubeola (bukan rubella atau campak Jerman), atau measles (di beberapa daerah disebut juga sebagai tampek, gabagen atau morbili) adalah penyakit infeksi yang menular atau infeksius sejak awal masa prodromal, yaitu kisaran 4 hari pertama sejak munculnya ruam. Campak disebabkan oleh paramiksovirus (virus campak). Penularan terjadi melalui percikan ludah dari hidung, mulut maupun tenggorokan penderita campak (air borne disease). Masa inkubasi adalah 10-14 hari sebelum gejala muncul. Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi lahir dari ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun).

Orang-orang yang rentan terhadap campak yaitu bayi berumur lebih dari 1 tahun, bayi yang tidak mendapatkan imunisasi, remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua. Angka kejadian campak di Indonesia sejak tahun 1990-2002 masih tinggi, sekitar 3000-4000 per tahun, demikian juga frekuensi terjadinya kejadian luar biasa tampak meningkat dari 23 kali pertahun menjadi 174.

Pantangan makanan penderita penyakit campak

Pantangan makanan untuk penderita varikokel di antaranya :

  1. Makanan yang dibakar dan digoreng (penderita varikokel lebih dianjurkan untuk menyantap makanan yang direbus).
  2. Makanan dan minuman yang mengandung kafein (seperti kopi, cokelat, termasuk ice krim, dan minuman bersoda).
  3. Makanan dan minuman yang mengandung alkohol (seperti durian, anggur, nangka, wine, tape, dan lain-lain).
  4. Makanan dan minuman yang menandung santan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY