Pederasty Homoseksual di Zaman Yunani Kuno

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap manusia yang hidup di dunia memiliki rasa cinta dan sayang kepada orang lain. Rasa sayang dan cinta tersebut diutaran oleh hasrat yang ada di dalam diri setiap orang. Normalnya setiap orang memiliki hasrat mencintai dan menyayangi kepada lawan jenisnya. Namun pada kenyataan yang di ada di Dunia ini ada beberapa orang yang menyukai sesama jenisnya. Banyak faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Dalam dunia menyukai sesama jenis ada salah satu istilah yang disebut dengan pederasty. Pernahkah anda mendengar Istilah Pederasti? Apa yang anda ketahui mengenai istilah tersebut?

Di negara Yunani setidaknya ada sekitar 1.000 drama tragedi homoseksual yang ada di masyarakat yang diungkapkan melalu cerita-cerita mitologi, salah satunya yaitu pederasty. Pederasty diartikan sebagai perjantanan. Perjantanan merupakan suatu hubungan yang erotis antara laki-laki dewasa dengan laki-laki remaja di luar keluarga dekat, dimana pemuda merupakan pasangan yang pasif. Pederasty dianggap suatu asesoris sentral kehidupan masyarakat kelas atas dimana terjalin sebuah hubungan diantara kedua pihak laki-laki tersebut. pederasty merupakan salah satu fenomena homoseksual yang banyak ditemui di mitologi Yunani.

Menurut plato pederasty atau perjantanan adalah sutau hubungan atau ikatan diluar keluarga dekat antara laki-laki remaja dengan laki-laki dewasa baik seksual ataupun secara asusila. Pada masa roma menjalaskan hubungan dengan anak laki-laki suatu jalur yan lebih informal, setiap laki-laki mengambil keuntungan sebagai kenikmatan dan kepuasan dari status sosial atau membawanya pada hubungan gelap.

Dalam praktek pederasty dilakukan dengan melibatkan hubungan yang akrab antara laki-laki dewasa dengan laki-laki remaja. Biasanya laki-laki dewasa menujukan rasa cinta dan sayangnya kepada laki-laki remaja dan kemudian lakilaki remaja menanggapi uluran cinta dan sayangnya dari laki-laki dewasa tersebut. menurut para peneliti secara umum laki-laki remaja tersebut berusia 17 tahun. Akan tetapi menurut seorang peneliti menyatakan bahwa laki-laki remaja di negara Yunani Kuno yang terlibat dalam kasus pederasty berusia sekitar 12 sampai 17 tahun.

Praktik pederasty dimasyarakat Yunani kuno merupakan suatu hal yang lumrah. Awalnya praktek ini dilakukan oleh masyarakat lapisan atas untuk mengajarkan laki-laki remaja tentang keperkasaan dan pengendalian emosi serta untuk membimbing laki-laki remaja agar bisa menghargai nilai budaya. Namun seiring berjalannya waktu praktek tersebut menjadi sebuah hubungan intim antara laki-laki dewasa dan laki-laki remaja. Biasanya orangtuan laki-laki remaja mengetahui hal ini dan bahkan terkadang si bapak mencari laki-laki dewasa untuk menjadi pederast untuk anak laki-lakinya. Selain itu kejadian ini semakin fenomenal karena laki-laki dewasa memamerkan hubungan mereka kepada khalayak umum dan dibuktikan dengan surat cinta.

Kejadian pederasty tidak hanya dilakukan karena keinginan atau rasa cinta dan sayang semata. Namun laki-laki dewasa menjadikan laki-laki remaja sebagai mentor. Hal tersebut dilakukan dalam konteks pernikahan sehingga laki-laki dewasa berorientasi sebagai biseksual. Status hukum kondisi ini dianggap sebagai tindakan pelecehan terhadap anak. Namun ada beberapa negara yang memang membuat praktik ini sebagai praktek ilegal. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here