Pelajari Gejalanya, Torsio Testis Menyerang Remaja!

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pernah dengar torsio testis? Tersio testis adalah terpelintirnya funikulus spermatikus yang berakibat terjadinya gangguan aliran darah pada testis. Selain remaja, tersio testis juga dapat menyerang pada janin atau bayi baru lahir sehingga mengakibatkan kehilangan testis. Torsio testis dapat terjadi bila testis bergerak sangat bebas melintir atau berputar sehingga menghentikan peredaran darah pada testis. Apabila tidak dengan cepat ditangain, torsio testis dapat menyebabkan kemandulan. Ingin menghindari torsio testis? Mari pelajari gejalanya!

  1. Terasa Nyeri

Saat sedang berjalan tubuh akan terasa ringan, namun apabila terasa nyeri atau berat pada salah satu testis, maka anda wajib waspada karena terasa nyeri merupakan salah satu gejala torsio testis. Nyeri pada testis umumnya bervariasi tetapi dapat meningkat menurut derajat kelainan.

  1. Scrotum Membengkak

Segera temui dokter apabila scrotum anda mengalami pembengkakkan, scrotum ini merupakan kantong longgar yang membungkus testis. Pembengkakkan pada scrotum dan eritema muncul perlahan-lahan dan terkadang timbul demam ringan yang disertai dengan nausea dan vomiting. Perubahan warna secara ttiba-tiba pada scrotum juga merupakan gejala torsio testis.

  1. Mual

Setelah mengalami dua gejala diatas, kini anda merasa mual-mual. Besar kemungkinan anda terkena gejala torsio testis.

  1. Muntah

Mual dan Muntah merupakan kawan yang tidak terpisahkan. Bila anda telah mengalami keduanya, jangan menunggu lagi. Anda dapat segera berobat di fasilitas kesehatan terdekat.

  1. Rasa Nyeri Pada Perut

Merasa nyeri pada prut juga  merupakan salah satu gejala tersio testis, gejala ini bisa timbul lalu bisa juga tiba-tiba menghilang.

  1. Rasa Nyeri Tiba-Tiba Menghilang

Dalam hal ini, testis telah kembali normal pada posisi semula. Namun bukan berarti anda telah benar-benar sembuh.

  1. Rasa Terbakar

Gejala ini merupakan gejala yang jarang muncul, namun patut juga diwaspadai. Gejala inilah yang membedakan tersio testis dengan orchio-epididymitis, yaitu adanya rasa terbakar pada saat berkemih.

Pengobatan pada torsio testis tidak cukup hanya dengan obat-obatan atau salep seperti pengobatatan pada penyakit lainnya. Torsio testis tidak disebabkan karena virus maupun bakteri, tetapi karena berputar atau melintirnya testis. Apabila ingin mengobatinya tentu letak testis harus dirubah kedalam posisi semula agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut pada testis. Untuk hal ini anda dapat menggunakan cara manual, yaitu berobat pada dokter dan akan diperbaiki dengan beberapa sentuhan. Hal ini jarang berhasil. Atau memakai cara operasi yang diyakini ampuh untuk mengobati torsio testis.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY