Pemahaman Pendarahan Setelah Melahirkan (Lokia) dan Penanganannya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Post partum adalah masa dimana anda telah melalui proses melahirkan atau singkatnya masa setelah melahirkan. Pada masa ini terjadi beberapa kejadian. Salah satunya adalah perdarahan (lokia). Tidak ada perbedaan antara orang yang melahirkan secara normal atau caesar karena keduannya akan sama-sama mengalami perdarahan atau lokia.

Lokia merupakan ekresi cairan rahim yang terjadi selama masa nifas dan mempunyai reaksi basa. Dimana dapat membuat organisme di sekitar akan berkembang lebih cepat daripada kondisi asam yang berada pada vagina yang normal.

Perdarahan setelah melahirkan atau lokia ini pada dasarnya merupakan hal yang wajar karena tubuh memiliki proses alami untuk membersihkan rahim dari darah dan plasenta yang terbetuk saat masa kehamilan. Perdarahan ini hampir sama seperti anda mengeluarkan darah menstruasi.

Lokia memiliki ciri khusus seperti bau yang amis tapi tidak menyengat, jumlah lokia berbeda-beda pada tiap wanita namun rata-rata pengeluaran lokia adalah 240 hingga 270 ml. Serta lokia dapat mengalami perubahan karena adanya prosen involusi. Proses involusi adalah proses dimana uterus kembali ke kondisi seperti sebelum hamil dengan berat sekitar 60 gram. Lokia dibagi menjadi beberapa jenis, meliputi:

  1. Lokia rubra

Lokia rubra memiliki ciri-ciri terdiri dari sel desidua, verniks caseosa, rambut lanugo, sisa mekoneum serta sisa darah. Lokia rubra ini akan berlangsung selama 1 sampai 3 hari dan berwarna merah kehitaman.

  1. Lokia sanguilenta

Berbeda dengan rubra, pada sanguilenta darah akan berwarna putih bercampur merah. Sanguilenta akan berlangsung selama 3 sampai 7 hari. Sisa darah ini bercampur dengan lendir.

  1. Lokia serosa

Serosa mengandung lebih sedikit darah dan lebih banyak serum. Serosa juga terdiri dari leukosiy serta robekan dari laserasi plasenta. Serosa berwarna kekuningan atau kecoklatan dan akan berlangsung selama 7 sampai 14 hari.

  1. Lokia alba

Lokia alba mengandung leukosit, selaput lendir serviks dan serabut jaringan yang telah mati. Rubra berwarna putih dan berlangsung lebih dari 14 hari.

Penanganan Lokia?

Setelah mengetahui beberapa pemahaman tentang perdarahan setelah melahirkan (lokia). Saat lokia mulai keluar, penanganannya mungkin tidak terlalu sulit seperti yang anda pikirkan. Cukup gunakan pembalut yang memang di desain bagi ibu yang telah melahirkan. Hindari penggunaan tampon karena dapat menyebabkan infeksi rahim.

Rajinlah menganti pembalut, mungkin setiap 1-2 jam saat jumlah lokia terlalu banyak dan 3-4 jam jika jumlahnya mulai berkurang. Saat mengganti pembalut hendaknya selalu cuci tangan sehingga mencegah infeksi. Serta mandilah minimal sekali dalam sehari. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here