Pembesaran Prostat Jinak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tahukah Anda bahwa masalah prostat merupakan salah satu masalah yang paling umum diderita oleh pria yang berusia di atas 50 tahun? Prostat adalah kelenjar pada pria yang terletak di bawah kandung kemih. Gangguan prostat biasanya terjadi jika prostat mengalami pembesaran yang mengakibatkan penekanan pada saluran kemih yang mana menyebabkan susah buang air kecil atau buang air kecil tidak tuntas. 20 tahun terakhir ini, kasus gangguan prostat terus meningkat. Diperkirakan lebih dari 50% pria usia 50 tahun dan 90% pria usia 70-80 tahun mengalami gangguan prostat yang berpengaruh terhadap kemampuan seksual. Namun, pembesaran prostat ini 99% diantaranya adalah jinak dan hanya 1% dari kasus pembesaran prostat ini disebabkan karena kanker prostat. Pembesaran prostat jinak ini disebut Benign Prostatic Hyperplasia (BPH).

Pembesaran prostat jinak terjadi ketika sel-sel prostat tumbuh secara tidak normal. Ketika prostat membesar, prostat menekan saluran yang membawa urin ke kandung kemih (uretra). Tekanan dari prostat ini menyebabkan terjadinya gejala aliran urin yang lemah dan menetes. Selain itu, hal ini juga menimbulkan dorongan buang air kecil berkali-kali di malam hari.

Tidak semua pembesaran prostat selalu berarti kanker. Masih belum diketahui secara pasti mengapa ada pria yang terkena pembesaran prostat jinak dan ada yang tidak. Kelenjar prostat seringkali mengalami pembesaran seiring bertambahnya usia. Pada saat prostat membesar, lapisan jaringan di sekitar prostat akan berhenti berkembang ke arah luar. Hal inilah yang menyebabkan kelenjar prostat menjadi menekan ke arah dalam ke arah uretra. Hal ini mengakibatkan dinding kandung kemih menebal dan setiap kontraksi kandung kemih akan menyebabkan lebih seringnya buang air kecil. Hal ini bisa membuat kandung kemih melemah dan kehilangan kemampuan untuk mengosongkan diri, sehingga meninggalkan residu di kandung kemih.

Pada saat mengedan untuk berkemih, pembuluh darah kecil pada uretra dan kandung kemih bisa pecah sehingga air kemih bisa saja mengandung darah. Penyumbatan total menyebabkan ketidakmampuan untuk berkemih sehingga penderita merasakan kandung kemihnya penuh dan timbul nyeri hebat di perut bagian bawah. Jika terjadi infeksi kandung kemih, akan timbul rasa terbakar selama berkemih serta demam. Air kemih yang tertahan di kandung kemih juga menyebabkan bertambahnya tekanan pada ginjal, namun hal ini jarang menyebabkan kerusakan ginjal yang menetap.

Jika Anda mengalami pembesaran prostat, tindakan paling baik adalah berkonsultasi dengan dokter. Terlebih lagi jika Anda merasakan sensasi terbakar, nyeri atau bahkan menemukan adanya darah saat berkemih. Gejala-gejala tersebut bisa saja menjadi indikasi terjadinya kanker atau gangguan kesehatan lain yang membutuhkan perawatan medis.

Jika Anda didiagnosis pembesaran prostat jinak, pengobatan yang biasa direkomendasikan dokter adalah obat-obatan atau operasi. Hingga saat ini, tindakan preventif yang paling baik untuk mencegah pembesaran prostat adalah dengan menjaga berat badan dengan mengurangi kelebihan kalori serta bergerak aktif secara fisik. Anda juga perlu meningkatkan konsumsi sayur, buah dan kacang-kacangan untuk menurunkan risiko kanker.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY