Pemeriksaan PSA Pada Pria

SehatFresh.com – PSA adalah enzim yang dikeluarkan oleh kelenjar prostat yang berfungsi untuk mengencerkan cairan ejakulasi dalam memudahkan pergerakan sperma. Pada keadaan normal, hanya sedikit PSA yang masuk ke dalam aliran darah. Bila terjadi peradangan atau kerusakan jaringan prostat, maka kadar PSA dalam darah meningkat. Peningkatan kadar PSA bukan hanya disebabkan oleh kanker prostat tetapi dapat juga disebabkan oleh BPH.

Dalam darah, PSA ditemukan dalam keadaan bebas (free-PSA) dan sebagian besar diikat oleh protein (disebut c-PSA atau complexed-PSA). Dari hasil penelitian ternyata peningkatan free-PSA lebih dominan, sedangkan pada kanker prostat peningkatan c-PSA lebih dominan.

Untuk membedakan apakah peningkatan kadar PSA disebabkan oleh BPH atau kanker prostat maka dianjurkan pemeriksaan rasio free-PSA/PSA total atau rasio c-PSA/PSA total terutama bagi mereka yang kadar PSA totalnya antara 2.6-10 mg/ml.

Terdapat beberapa tes dan juga pemeriksaan yang harus dijalani untuk mendiagnosis kanker prostat. Berikut ini adalah beberapa tes dan pemeriksaan yang bisa dijalani untuk mendiagnosis kanker prostat:

  • Pemeriksaan colok dubur

Pada prosedur ini, dokter akan memasukkan jari yang sudah dibungkus sarung tangan dan diolesi pelumas ke dalam rektum untuk memeriksa kelenjar prostat yang posisinya di sebelah rektum. Jika dokter menemukan ketidaknormalan pada tekstur, bentuk, maupun ukuran kelenjar prostat Anda, mungkin Anda memerlukan tes lanjutan lainnya.

  • Tes PSA (prostate-specific antigen atau antigen khusus prostat)

Kelenjar prostat menghasilkan protein yang disebut dengan PSA. Kadar PSA pada darah semua pria cukup sedikit, tapi kadar PSA akan bertambah seiring bertambahnya usia seorang pria.

  • Biopsi

Prosedur biopsi adalah pengambilan sampel jaringan prostat untuk diteliti lebih jauh apakah terdapat sel kanker atau tidak. Ini adalah langkah yang paling bisa diandalkan dalam mendiagnosis kanker prostat.

Selain tiga prosedur di atas, rangkaian prosedur CT-scan, MRI dan juga pemeriksaan tulang mungkin dianjurkan untuk memeriksa jika ada penyebaran sel-sel kanker ke bagian tubuh lain.

Tahapan Kanker Prostat

Untuk menentukan cara penanganan yang tepat untuk kanker prostat, dokter perlu mengetahui pada tahap berapakah kanker yang diderita. Dengan demikian, pengobatan yang tepat bisa diberikan. Berikut ini adalah tahapan kanker prostat:

  • Stadium I. Pada tahap ini, kanker masih sangat kecil dan belum menyebar ke luar kelenjar prostat.
  • Stadium II. Pada tahap ini, kanker lebih besar dan belum menyebar ke luar kelenjar prostat.
  • Stadium III. Kanker sudah menyebar keluar dari kelenjar prostat tapi masih berada di jaringan sekitarnya misalnya uretra.
  • Stadium IV. Kanker sudah menyebar lebih jauh, misalnya ke kandung kemih, rektum, atau pun tulang.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY