Penanganan Atrofi Vagina

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Atrofi vagina (atrofik vaginitis) adalah penipisan dan peradangan pada dinding vagina akibat penurunan estrogen. Atrofi vagina paling sering terjadi setelah menopause, tetapi bisa juga berkembang selama menyusui atau pada saat produksi estrogen menurun.

Bagi banyak wanita, atrofi vagina membuat hubungan seks menyakitkan dan jika pada saat melakukan hubungan seks terasa menyakitkan maka akan berimbas pada minat seks yang secara alami akan menurun.

Gejala vaginitis atrofik bervariasi dan akan berbeda untuk setiap orang. Penyebab banyak gejala vaginitis atrofik adalah kurangnya estrogen, maka dapat diobati dengan mengganti estrogen.

Pengobatan sebenarnya tidak terlalu diperlukan jika gejala yang muncul relatif ringan karena gejala-gejala ringan dapat dihilangkan dengan menggunakan sebuah pelumas atau pelembab saja. Namun, jika gejala sudah pada tahap mengganggu maka diperlukan perawatan. Secara umum, mengobati kekeringan vagina lebih efektif dengan topical vagina, terdapat 3 bentuk dari topical vagina yaitu krim, cincin, dan teblet. Berikut adalah beberapa penanganan yang dapat Anda lakukan dengan topical vagina dan beberapa cara lainnya untuk penanganan atrofi vagina, antara lain:

  • Krim estrogen vagina. Krim ini diterapkan secara langsung ke dalam vagina dengan aplikator, biasanya ini dilakukan pada waktu tidur. Berhati-hatilah ketika Anda menggunakan produk ini, pastikan Anda membaca instruksi saat menggunakan pengobatan ini dengan tepat dan menggunakan krim dengan jumlah yang tepat juga. Waktu yang dianjurkan untuk menggunakan metode ini adalah setiap hari selama 1-3 minggu dan kemudian 1-3 kali seminggu setelahnya. Setelah periode waktu pengobatan kemungkinan gejala-gejala dapat muncul lagi, sehingga diperlukan untuk dievaluasi oleh dokter dan dilakukan pengobatan lainnya.
  • Cincin estrogen vagina. Vaginal esterogn ring (Estring) adalah sebuah cincin yang lembut dan fleksibel yang dimasukkan ke bagian atas vagina dan diganti kira-kira setiap 3 bulan. Cincin akan melepaskan aliran esterogen langsung ke jaringan vagina sehingg membuatnya lembab.
  • Tablet estrogen vagina (Vagifem). Ini adalah tablet esterogen vagina yang dimasukkan kedalam vagina, serupa dengan krim, namun vagifem dosisnya dapat bervariasi. Penggunan metode ini sekali pakai 1x sehari di 2 minggu awal perawatan. Jika sudah tidak diperlukan lagi tablet ini cukup dimasukan 2x seminggu.
  • Gel Vagina (pelumasan pada vagina). Gel vagina telah dirancang dan diformulasikan untuk membantu mengganti kelembaban dan meningkatkan aliran darah di daerah vagina. Peningkatan aliran darah ke vagina dapat membantu untuk menghasilkan pelumas alami.
  • Terapi esterogen sistemik. Menopause adalah salah satu penyebab dari atrofik vagina, jika menopuase menjadi penyebabnya maka dokter bisa saja menyarankan Anda untuk menggunakan pil estrogen , patch atau gel, atau menggunakan cincin estrogen dosis tinggi yang dikombinasikan dengan progestin. Biasanya progestin diberikan dalam bentuk pil, tetapi patch esterogen-progestin kombinasi juga tersedia. Dokter dapat membatu menentukan terapi hormon yang sesuai untuk Anda dnegan melihat dan mempertimbangkan masalah medis dan riwayat kesehatan keluarga Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY