Penanganan dan Pencegahan Bibir Sumbing

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bibir sumbing merupakan cacat lahir bawaan yang ditandai tidak sempurnanya stuktrur bibir dan langit-langit mulut. Ini terjadi karena jaringan rahang atas dan hidung tidak menyatu secara sempurna saat dalam kandungan. Namun, memiliki anak yang lahir dengan kondisi bibir sumbing bukanlah akhir dunia. Bibir sumbing dapat dikoreksi melalui tindakan medis, yaitu operasi.

Namun, dalam penanganan bibir sumbing, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi sebelum bisa dilakukan operasi. Anak harus sudah berusia tiga tahun dengan berat badan lima kilogram. Selain itu, anak juga harus dalam kondisi benar-benar sehat karena ia nantinya diwajibkan berpuasa minimal empat hingga jam sebelum operasi. Ini demi keamanan agar tidak ada aliran balik setelah pembiusan.

Untuk memperbaiki celah bibir yang sumbing, dokter bedah akan membuat sayatan di kedua sisi sumbing dan menciptakan lipatan jaringan. Lipatan kemudian dijahit bersama-sama. Operasi ini umumnya dapat membuat tampilan, struktur dan fungsi bibir menjadi normal. Namun, dalam beberapa kasus, operasi tambahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki penampilan mulut, bibir dan hidung agar terlihat senormal mungkin.

Penanganan bibir sumbing tak hanya melibatkan dokter bedah biasa, tapi juga dokter anak, dokter gigi anak, dokter spesialis bedah mulut, bahkan ahli terapi dan psikolog. Pasalnya, dokter juga mungkin menyarankan beberapa perawatan tambahan selagi masa pemulihan pasca operasi, seperti:

  • Penyesuaian ortodontik pada gigi serta pemantauan oleh dokter gigi anak.
  • Terapi bicara untuk memperbaiki kesulitan bicara anak.
  • Terapi dengan psikolog untuk membantu mengurangi stres anak setelah melalui berbagai prosedur medis yang rumit dan melelahkan.
  • Penyesuaian dalam pemberian makan.

Ketika melihat ada anak dari kerabat yang terlahir dengan bibir sumbing, tentunya kita juga menjadi prihatin dan khawatir kalau anak kita juga akan mengalami hal yang sama. Bibir sumbing memang berkaitan dengan faktor genetik sehingga tak selalu dapat dicegah. Tapi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risikonya, yaitu:

  • Melakukan konseling genetik. Jika Anda memiliki riwayat keluarga bibir sumbing, pertimbangkan untuk melakukan konseling genetik ketika merencanakan kehamilan. Ini dapat membantu melihat seberapa besar kemungkinan anak lahir dengan bibir sumbing dan merencanakan bagaimana ke depannya.
  • Mengonsumsi vitamin prenatal. Jika berencana untuk hamil, tanyakan kepada dokter apakah Anda perlu mengonsumsi vitamin prenatal. Ini sangat penting karena cacat lahir seperti bibir sumbing juga dikaitkan dengan kekurangan nutrisi tertentu selama kehamilan, salah satunya asam folat.
  • Hindari rokok dan alkohol. Merokok sebelum atau selama kehamilan meningkatkan risiko bayi lahir dengan kondisi cacat. Begitu juga dengan alkohol, tidak ada batas aman untuk ibu hamil meminum alkohol. (RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY