Penanganan Flu pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Cuaca yang berubah-ubah dapat menyebabkan flu pada siapapun termasuk pada anak. Flu adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh virus yang menyerang organ pernapasan seperti hidung, tenggorokan dan paru-paru. Flu sering disamakan dengan pilek karena gejalanya yang hampir mirip. Sekitar 200 virus yang ada dapat menyebabkan pilek dan hanya beberapa yang dapat menyebabkan flu.

Udara merupakan media yang biasanya dapat menularkan flu, yaitu lewat batuk atau bersin. Keadaan ini akan membuat udara dipenuhi virus influenza yang dapat hinggap pada siapapun. Flu dapat menyerang manusia maupun hewan. Flu juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan tinja burung atau ingus, atau melalui kontak dengan permukaan yang telah terkontaminasi oleh virus tersebut.

Gejala anak yang terkena flu biasanya adalah suhu badan lebih dari 38˚C, badan lemas, hidung mampet, keringat dingin, sakit kepala, batuk kering, kaku dan nyeri otot terutama pada punggung, tangan, dan kaki. Flu yang sudah parah akan memicu berbagai macam penyakit. Pneumonia atau paru-paru basah dapat dipicu pada kasus flu akut. Gejala flu pada anak yang harus mendapatkan perawatan dari ahli untuk diperiksa lebih lanjut, apabila si kecil berusia lebih dari 6 bulan dan suhu tubuhnya mencapai 39,4˚C bahkan lebih, mengalami batuk tak kunjung sembuh selama sepekan, mengeluhkan telinganya sakit, susah bernafas atau saat bernafas mengeluarkan bunyi, si kecil merasa dehidrasi, lemas seperti tidak berdaya, bisa disertai dengan muntah dan jika dalam 10 hari gejala flu tidak kunjung sembuh.

Berikut beberapa cara untuk menangani flu pada anak, antara lain:

  • Berkumur dengan air garam. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam The American Journal of Preventive Medicine tahun 2005, rajin berkumur menggunakan satu sendok teh garam dapur yang di aduk ke dalam satu gelas air hangat, dapat menurunkan resiko flu sebanyak 40%.
  • Minum air lebih banyak. Cara ini berguna untuk menghindari anak dari dehidrasi serta untuk mengencerkan ingus pada anak. Anak yang tidak menyukai air putih dapat diberikan jus, susu, atau teh. Campuran madu dan sari jahe pun dipercaya dapat meredakan radang pada anak.
  • Mengeluarkan ingus bayi. Ingus mengandung banyak virus sehingga harus dikeluarkan dari bayi dibawah satu tahun yang belum bisa mengeluarkan ingusnya sendiri. Cara mengeluarkan ingus ini dilakukan dengan menyedotnya menggunakan
  • Makan sup ayam hangat. Sup ayam memiliki beberapa manfaat untuk meredakan flu, antara lain cairan hangat dapat mengencerkan dahak yang berada di tenggorokan, menambah asupan nutrisi pada anak, meredakan hidung mampet, nyeri, kelelahan, dan demam.
  • Mandi menggunakan air hangat. Cara ini dapat membuat otot dan pikiran anak menjadi rileks, selain itu uap yang dihasilkan dari air hangat juga dapat melonggarkan lendir dibagian hidung.
  • Menggosokan badan menggunakan minyak kayu putih. Menggosokan minyak kayu putih pada bagian tenggorokan, dada, punggung dan ketiak dapat meringankan batuk karena akan membantu meringankan sistem pernapasan mereka.
  • Konsumsi obat herbal. Madu, minyak zaitun, dan habbatussauda adalah obat yang manjur untuk flu pada anak dibawah satu
  • Istirahat total. Flu adalah penyakit yang disebabkan oleh virus maka istrirahat yang cukup dengan asupan nutrisi yang baik dan berimbang akan membantu anak untuk segera pulih dari flu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY