Penanganan Gondongan pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gondongan (Mumps) merupakan penyakit yang sangat mudah menular, penyakit ini berasal dari jenis virus yang bernama Paramyxovirus, proses menularnya pun cukup mudah menular melalui bersin, batuk, urin, ataupun muntah. Jika seseorang sudah mengalami gejala awal yaitu penderita tidak merasakan tanda dan gejala apapun bahkan sekitar 30-40% penderita Gondongan tidak menunjukan tanda-tanda sakit.

Penyakit gondongan termasuk kedalam penyakit tersebar diseluruh dunia, penyakit ini dapat timbul secara endemik dan epidemik masa tunas atau masa inkubasi dari virus ini terjadi sekitar 12-24 hari dengan rata-rata 17-18 hari, pada masa ini beberapa gejala gondongan akan muncul, meskpun gejala yang paling akan terlihat adalah pembengkakan kelenjar ludah, namun selain itu terdapat beberapa gejala lainnya, berikut adalah gejala-gejala gondongan yang umumnya terjadi pada penderita Gondongan, seperti: sakit kepala, demam, nyeri pada rahang bagian belakang, rahang terasa kaku, nyeri saat mengunyah dan menelan, timbul bengkak di daerah atas leher sampai sekitar rahang, bisa terjadi di salah satu sisi leher (kanan atau kiri) maupun di keduanya sekaligus.

Penyakit gondongan cenderung banyak menyerang anak – anak usia 2 – 12 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa orang di atas usia tersebut juga bisa terserang gondongan. Namun setelah 2 hingga 3 minggu akan muncul tanda dan gejala gondongan. Meskipun Gondongan adalah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, beberapa pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi efek dari rasa sakit yang ditimbulkan, berikut adalah beberapa penanganan yang dilakukan untuk menangani gondongan pada remaja:

  • Memberikan makanan lunak dan tidak asam. Makanan ini dapat mengurangi nyeri saat menelan biasanya terjadi karena makanan yang terlalu keras, terlalu asam, atau terlalu pedas. Mengurangi makanan-makanan yang terlalu pedas juga dianjurkan karena dapat menimbulkan nyeri di tenggorokan pada penderita.
  • Memberikan obat pereda nyeri (analgesik) dan pereda panas (antipiretik). Salah satu obatnya adalah parasetamol, ibuprofen, dan lain-lain. Namun, hindari pemberian aspirin, karena menimbulkan efek samping pada anak.
  • Istirahat cukup. Istarahat cukup akan memeperbaiki kondisi anak yang
  • Kompres. Bagian yang bengkak untuk mengurangi nyeri dengan menggunakan es.
  • Berikan cairan (infus) jika anak mengalami pankreatitis. Yakni serangan virus pada pankreas. Gejalanya adalah mual dan muntah.
  • Dandellion. Tanaman jenis ini tidak hanya cantik untuk menjadi hiasan taman Anda, tanaman ini juga berguna untuk mengobati penyakit Gondongan Anda hanya perlu mengkonsumsi daun dandelion kurang lebih sebanyak 2-3 kali setiap hari, daun Dandelion ini sangat bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan serta menghilangkan rasa tidak nyaman yang muncul dikala penyakit gondongannya semakin parah.
  • Bawang putih. Cara mengobati gondongan pada anak dengan menggunakan bawang putih merupakan pilihan terbaik karena tidak menggunakan bahan kimia. Anda bisa memasak makanan untuk anak Anda dengan menambahkan banyak bawang putih ke dalamnya. Bawang putih akan membantu merangsang produksi glutathione di dalam tubuh anak, yang mana sangatlah penting untuk menambah fungsi dari kelenjar tiroid.

Itulah beberapa cara penanganan yang dpat dilakukan untuk mengobati gondongan pada remaja, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY