Penanganan Hipoksia pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kondisi hipoksia dapat menyerang siapa saja termasuk pada remaja. Bagi Anda remaja yang mempunyai hobi mendaki gunung maka berhati-hatilah karena hipoksia merupakan salah satu penyakit atau gangguan yang paling sering diderita oleh pendaki gunung. Para remaja yang berada pada lingkungan dengan kadar oksigen rendah seperti pegunungan, dalam penerbangan, berada di dalam air, atau di area kebakaran sebaiknya juga berhati-hati karena beresiko untuk terkena hipoksia.

Hipoksia merupakan suatu kondisi dimana tubuh kekurangan pasokan oksigen. Bisa saja ini merupakan kondisi lanjutan dari penyakit hipoksemia atau pasokan oksigen yang rendah yang terdapat pada pembuluh arteri. Hipoksia dapat sangat berbahaya jika terjadi karena hati, otak dan organ yang lain dapat rusak secara cepat jika tidak mendapat pasokan oksigen yang cukup.

Terdapat berbagai macam jenis hipoksia, seperti: Hipoksia hipoksik (hipoksia ankosia, anoksik) ini adalah kondisi dimana pasokan O2 berkurang pada pembuluh arteri. Jenis kedua adalah Hipoksia Anemik, pada hipoksia jenis ini pasokan O2 dalam arteri normal, namun jumlah hemoglobin saat mengangkut oksigen berkurang. Jenis ketiga adalah Hipoksiai Stagnant atau iskemik, ini adalah kondisi dimana aliran darah dalam hipoksia jenis ini mengalir sangat lambat walaupun konsentrasi hemolglobin normal. Jenis keempat adalah Hipoksiia Histotostik, yaitu jumlah oksigen yang dikirim sangat kuat jadi sel-sel pada jaringan tidak dapat menggunakan oksigen yang telah disediakan. Jenis kelima adalah Hipoksia Afinitas Oksigen, jenis ini adalah Hipoksia akibat berkurangnya kemampuan haemoglobin untuk melepas oksigen.

Apabila hal tersebut terjadi maka diperlukan penanganan sesegera mungkin. Adapun penanganan yang dapat dilakukan ketika menghadapi kondisi hipoksia, antara lain:

  • Memasok oksigen ke dalam tubuh. Tabung oksigen berukuran kecil yang bisa dibawa ke mana-mana sangat mudah diperoleh di apotek. Selain menggunakan tabung oksigen tersebut bisa juga tubuh penderita hipoksia dipasok oksigen menggunakan selang atau masker oksigen. Semakin cepat kadar oksigen dalam tubuhnya kembali normal, semakin kecil risiko kerusakan organ tubuh.
  • Melonggarkan pakaian agar pernapasan menjadi lebih lancar. Kerah baju dibuka dan ikat pinggang dilepas supaya saluran napas tidak sesak.
  • Menuju ke lokasi yang lebih rendah sesegera mungkin agar mendapat oksigen lebih banyak dari udara pernapasan. Jika penderita Hipoksia berada di daratan tinggi dan semakin lama berada dalam kondisi hipoksia, maka semakin besar risiko kerusakan organ karena tidak mendapat suplai oksigen.
  • Ruang hiperbarik. Penderita hipoksia yang disebabkan oleh keracunan karbonmonoksida biasanya akan dimasukkan ke dalam ruang hiperbarik, yang berfungsi meningkatkan okigen dalam darah.
  • Membuat saluran udara mekanis yang berfungsi untuk menyalurkan oksigen dengan kadar di atas normal.
  • Segera ke rumah sakit. Anda harus segera ke rumah sakit agar kadar oksigen dalam tubuh bisa dimonitor dan mendapatkan penanganan secepatnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY