Penanganan Kolik pada Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bayi adalah kelompok manusia yang baru lahir ke bumi, sebagai warga baru bumi masih belum banyak yang ia bisa, termasuk dalam berkomunikasi yang masih sangat minim sekali, kebanyakan bayi hanya akan menangis dan tertawa untuk mengkomunikasikan perasaannya kepada orang tua ataupun orang disekitarnya.

Menangis dianggap sebagai hal yang normal yang terjadi pada bayi. Pada bayi menangis dijadikan komunikasi bahwa dirinya sedang merasa tidak nyaman, entah itu karena lapar, haus, atau memang ia sedang merasa ada gangguan yang membuatnya menjadi tidak nyaman.

Meskipun menangis menjadi hal yang wajar yang terjadi pada bayi, tetapi jika bayi Anda dalam kondisi badan yang sehat tetapi menangis dalam waktu yang lama atau setidaknya menangis selama 3 jam sehari pada waktu petang dan susah sekali ditenangkan, Anda perlu mewaspadainya, karena bisa saja bayi Anda terkena kolik. Kolik yang menyerang bayi biasa terjadi pada awal-awal minggu dan berhenti pada saat bayi berusia 4 bulan.

Kolik bukanlah sesuatu yang berbahaya dan akan menimbulkan dampak buruk pada bayi, kolik masih dianggap sebagai hal yang normal. Ciri-ciri bayi mengalami kolik adalah pada saat menangis ia mengepal kedua tangannya, posisi bayi seperti meringkuk dengan lutut yang ditarik ke perut dengan punggung yang melengkung, kemudian wajah bayi Anda berubah menjadi memerah.

Tentu saja sebagai orang tua mendengar bayinya menangis terus menerus akan merasa sedih, maka dari tu berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menangani kolik yang terjadi pada bayi Anda:

  • Pijat lembut perut bayi. Pemijatan yang dilakukan diharapkan dapat membantu bayi untuk mengeluarkan gas yang ada dalam perutnya.
  • Gendonglah bayi selama ia menangis. Pelukan yang diberikan kepada bayi saat ia menangis diharapkan dapat mebuat ia lebih tenang. Pada saat menggendong bayi Anda bisa menggunakan kain ataupun selimut untuk menopangnya agar tidak jatuh.
  • Mandikan dengan air hangat. Mandi dengan air hangat dipercaya dapat membuat bayi menjadi rileks, pada saat mandi pun alihkan perhatian bayi dengan bermain dengan beberapa peralatan mandi sehingga bayi And adapat kembali tenang dan berhenti menangis.
  • Aturlah pola makan Anda. Ada banyak penyebab kolik yang terjadi, jika penyebab kolik pada bayi Anda yang sensitif pada asi, maka sebaiknya Anda menghindari keju dan yoghurt karena bahan tersebut mengandung banyak gas, yang nantinya bisa menimbulkan kolik pada bayi Anda.
  • Bersenandung. Pada beberapa bayi menyukai suara, maka dari itu Anda bisa bersenandung untuk membut bayi menjadi tenang.
  • Hindari mengguncang-guncang bayi pada saat ia menangis. Hindari melakukan ini agar bayi tidak tersedak saat menangis.
  • Obat-obatan. Ada beberpa obat yang dapat menangani kolik pada bayi salah datnya adalah oba tetesan simetikon, cairan ini dicampurkan dengan asi atau susu yang diberikan dalam botol. (RNJ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY