Penanganan Kram Kaki pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Nyeri kaki atau kram pada ibu hamil  lebih banyak terasa pada malam hari yang mulai dialami selama trimester kedua dan semakin parah seiring bertambahnya usia kehamilan. Kram di kaki pada ibu hamil dapat terjadi karena perubahan fisik yang terjadi secara cepat selama kehamilan trimester akhir dan kelelahan otot.

Pada trimester kehamilan akhir perut ibu hamil akan semakin besar yang mengakibatkan pembuluh darah balik di pangkal panggul menjadi tertekan. Tekanan tersebut membuat peredaran darah dari jantung ke kaki tersumbat, sehingga sirkulasi darah menjadi lamban pada daerah sekitar kaki dan pada akhirnya menyebabkan kram.

Selain karena perubahan fisik selama kehamilan, kram kaki pada ibu hamil juga dapat terjadi karena kelelahan otot yang menahan bobot tubuh yang terus bertambah sehingga membuat sirkulasi darah di kaki menjadi tidak lancar karena terbendung oleh pembesaran rahim. Kram kaki pada saat hamil datangnya tiba-tiba sehingga anda harus segera sigap dalam menanganinya.

Kram yang datang secara mendadak ini harus ditangani dengan sigap, seperti:

  1. Luruskan tumit dan kaki secara perlahan agar lebih rileks kemudian tekuk tumit dan jari kaki persis seperti cara meredakan kram pada pemain bola
  2. Pijat perlahan bagian otot kaki yang kram
  3. Jika kram terjadi saat duduk atau bangun tidur, maka gerakkan jari kaki kea rah atas secara perlahan

Sebelum mengalami kram pada kaki, ibu hamil dapat menghindari beberapa hal, misalnya menghindari berdiri atau duduk dengan kaki disilangkan dalam jangka waktu yang lama. Sebaiknya berdiri dengan postur tubuh yang benar untuk menghindari kram di kaki.

Kegiatan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil untuk mencegah kram, antara lain:

  • Latihan peregangan. Latihan peregangan secara teratur akan membantu untuk membuat otot betis Anda santai. Lakukan ini segera setelah bangun di pagi hari dan sebelum tidur untuk menghindari kram di malam hari. Juga, pastikan untuk meregangkan betis Anda sebelum dan sesudah latihan olahraga (pendinginan).
  • Menghindari Kegiatan Melelahkan. Hindari kegiatan yang melelahkan karena dapat menambah tekanan ekstra pada otot betis Anda. Hal ini akan mengakibatkan kontraksi otot yang bisa menyebabkan Anda kram. Nyeri yang berkepanjangan pada kaki Anda akibat kram, bisa disebabkan karena pembekuan darah. Hubungi dokter segera.
  • Tingkatkan sirkulasi darah. Meningkatkan sirkulasi darah di bagian bawah tubuh akan memberi suplai darah yang cukup untuk ibu hamil, caranya cobalah untuk berbaring pada sisi kiri.
  • Yoga kehamilan. Anda dapat berlatih aerobik air atau melakukan yoga kehamilan untuk menghindari kemungkinan kram atau nyeri selama kehamilan.
  • Tinggikan kaki. Meninggikan kaki dan meluruskannya saat tidur mampu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
  • Pijat prenatal. Lakukan pijat prenatal untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan.

Ketika Anda merasa gejala kram akan segera muncul, berdirilah pada lantai yang datar dan dingin. Hal ini akan mengurangi kram Anda. Makanlah menu seimbang yang mencakup semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan ibu hamil.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY