Penanganan Lordosis pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Lordosis menyerang semua golangan usia mulai dari anak-anak sampai dewasa bahkan lansia. Semua jenis kelamin wanita dan pria, meskipun wanita memiliki peluang terkena lebih besar, namun tidak menutup kemungkinan bahwa pria akan mengalaminya. Pria diharapkan berhati-hati dan jangan pernah menganggap sepele posisi duduk terutama ketika sedang bekerja di kantor ataupun di rumah, karena posisi duduk yang salah adalah salah satu penyebab dari timbulnya penyakit ini.

Lordosis adalah salah satu dari beberapa jenis kelainan pada tulang belakang. Kondisi ini merupakan suatu keadaan dimana tulang belakang atau tulang punggung mengalami kelengkungan yang berlebihan dan tulang tampak seperti membungkuk ke depan.

Penyakit tulang ini pun dapat disebabkan oleh kondisi tubuh, berat badan yang berlebihan, serangan osteoporosis, gangguan tulang belakang kondisi gangguan kifosis, posisi duduk yang salah, dan penggunaan alas kaki. Selain itu penyebab lainnya yang diduga memicu penyakit ini adalah faktor keturunan.

Gejala yang di alami oleh penderita penyakit lordosis ini setiap orang berbeda beda, Gejala yang sering terlihat yaitu bagian bokong terlihat sangat menonjol, perubahan pada susu dan kandung kemih, rasa nyeri pada bagian kaki, dan rasa sakit pada bagian punggung. Penderita penyakit ini akan mengalami gangguan pada neuromuskular, distrofi otot, dan gangguan displasia pinggul.

Penykit tulang ini juga dapat dicegah dengan berbagai macam cara, seperti memulai mengubah posisi duduk secara benar, kemudian dapat mengurangi ketegangan pada punggung, mengatur kaki dalam kondisi rileks sesering mungkin, menyesuaikan kursi dengan posisi postur tubuh, meletakkan benda di tempat yang mudah dijangkau, menghindari rasa sakit pada pergelangan, berolahraga secara teratur serta mengatur diet yang cukup kalsium dan vitamin D.

Jangan lupa mengonsumsi mentimun yang dapat membantu jaringan otot (tendon, ligamen, kartilago) serta tulang berfungsi dengan baik agar terhindar dari penyakit Lordosis.

Penanganan masalah Lordosis akan dilakukan berdasarkan penyebabnya, umumnya dokter akan melihat usia dan riwayat kesehatan untuk menangani penyakit ini. Berikut adalah beberapa penanganan yang dapat Anda lakukan untuk meringankan gejala Lordosis:

  • Terapi Kiropaksi. Ini adalah pengobatan yang dilakukan pada kondisi tulang yang bengkoknya belum terlalu parah, tujuan dari pengobatan ini pada penderita Lordosis ini adalah mencegah agar tulang tidak semakin membengkok dan juga tidak terjadi perubahan pada tubuh si penderita.
  • Langkah ini dilakukan jika kasusnya sudah berat dan parah.
  • Pemeriksaan sinar X. Pemeriksaan ini untuk menilai seberapa besar kelainan dan kelengkungan dari lordosis
  • CT scan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui seberapa parah lordosis
  • Posisi duduk. Ini penting dilakukan saat sedang belajar atau membaca karena posisi duduk akan berpengaruh terhadap bentuk tulang.
  • Olahraga. Olahraga yang dilakukan harus menghindari latihan dengan berfokus pada otot quadriceps. Posisi berdiri penderita Lordosis yang agak condong ke depan sangat bertumpu pada otot ini, sehingga otot hamstring lemah dan akan memperburuk kondisi. Olahraga yang sebaiknya dilakuakn seperti leg curl atau seated leg press, latihan ini dapat membantu mengembalikan posisi punggung ke semula.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY