Penanganan Masalah Pernapasan Bronkospasme Akut

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Udara adalah elemen yang dibutuhkan untuk tubuh, salah satunya adalah untuk proses respirasi atau bernapas. Bisa dibayangkan akan begitu sulitnya menjalani hidup jika mempunyai masalah dengan bernapas, salah satu masalah yang dapat timbul adalah bronkospasme.

Bronkospasme ialah kontraksi otot secara spontan atau penyempitan pada dinding bronkial yang merupakan jalan masuk udara baik saat udara dihirup melalui hidung atau mulut. Kebanyakan kejadian sulit bernapas yang terjadi dikarenakan bronkials mengerut sehingga jalan udara menjadi sempit, bronkospasme akut sering dikaitkan dengan penyakit asma dan serangan berulang dari bronkitis. Alergen dan zat-zat tertentu pada bronkioli dan radang pada lapisan paru pun punya andil dalam membuat bronkospasme menjadi akut.

Sempitnya bronkial akan membuat paru-paru bekerja keras dalam menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh, hasilnya orang yang mengalaminya akan kesulitan bernapas dan merasa kelelahan. Akibat lain dari bronkospasme adalah timbulnya lendir yang membuat bronkial semakin sempit dan dapat menimbulkan penyumbatan jalan masuk udara, jika ini terus berlanjut paru-paru akan mengalami iritasi dan menimbulkan batuk.

Timbulnya bronkospasme akut tentu akan menganggu produktivitas seseorang, untuk itu jika sudah timbul gejalanya sebaiknya langsung ditangani dengan tepat, maka berikut adalah beberapa penanganan yang dapat dilakukan pada penderita bronkospasme akut:

  • Melakukan tes diagnostik. Tes yang dilakukan seperti ronten sinar-x atau MRI guna mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab dari timbulnya bronkonpasme akut ini. Tujuan utama dilakukan tes ini adalah untuk membuka jalan udara dan memusatkan pada peradangan yang menjadi penyebab utama penyempitan saluran pernapasan.
  • Terapi inhalasi. Ini dilakukan pada pasien yang menderita asma akan diberikan bronchodilator ini berfungsi untuk membuka bronkial yang menyempit atau corticosteroid. Penderita serangan berat akan dianjurkan mengkonsumsi obat steroid sistemik, bisa secara oral atau melalu infus.
  • Agonis reseptor Beta-2 adrenergik. Ini merupakan obat terbaik untuk mengurangi serangan penyakit asma yang terjadi secara tiba-tiba dan untuk mencegah serangan yang mungkin dipicu karena olahraga, selain untuk asma ini juga seringkali diberikan untuk bronkospasme.
  • Pemberian antibiotik. Antibiotik diberikan kepada penderita yang mengalami penyempitan pada bronkus yang disebabkan infeksi bakteri.
  • Hindari pemicu alergi. Alergi merupakan salah satu penyebab bronkospasme, maka menghindari allergen menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menangani bronkospasme
  • Menambah asupan cairan.
  • Istirahat total.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY