Penanganan Milia pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bintil putih kekuningan di bawah mata, hidung, pipi, kelopak mata, dahi dan dada atau bagian lain pada tubuh dalam dunia kedokteran disebut sebagai milia. Kondisi ini sangat umum ditemukan pada semua orang dari segala kelompok usia, termasuk bayi yang baru lahir. Pada bayi, milia akan menghilang secara spontan tanpa terapi apapun. Sementara pada dewasa, apabila tidak kunjung hilang atau mereda, beberapa pilihan terapi dapat dilakukan.

Milia pada penderita anak-anak dan dewasa dapat menghilang dalam waktu yang sedikit lebih lama dibandingkan pada penderita bayi, namun kondisi ini umumnya tetap bukan merupakan kondisi yang berbahaya

Milia dapat dihilangkan dengan teknik ekstraksi menggunakan jarum steril. Kendati mudah, namun kami tidak menyarankan untuk memencet atau mengeluarkan milia secara mandiri tanpa pengawasan Dokter atau tenaga medis terlatih karena tindakan tersebut dapat menyebabkan infeksi, menimbulkan bekas luka dan merusak jaringan kulit sekitar. Beberapa kegiatan penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi milia adalah sebagai berikut:

  • Senantiasa membersihkan wajah. Pembersihan rutin merupakan langkah penting untuk mengobati milia bagi setiap kalangan usia. Seorang anak kecil harus mencuci kulit wajah mereka sekali sehari, sementara remaja atau orang dewasa harus mencuci kulit wajah dua kali sehari. Gunakan air hangat untuk melembutkan pori-pori saat membersihkan wajah. Keringkan wajah dengan menepuknya lembut menggunakan handuk bersih.
  • Lindungi kulit dari sinar matahari. Milia bisa bertambah parah akibat sinar matahari. Hal ini terutama berlaku jika Anda menderita milia sekunder yang umumnya disebabkan oleh terik matahari. Sengatan matahari dapat menyebabkan penyebaran milia atau menyebabkan milia muncul pada kulit dalam waktu yang cukup lama, oleh sebab itu mengurangi paparan sinar matahari akan menyingkirkan milia dengan cepat.
  • Oleskan tabir surya lembut bebas minyak yang diformulasikan khusus untuk rawatan wajah. Tabir surya yang berat dan berminyak akan menyumbat pori-pori sehingga mempersulit proses pengelupasan sel-sel mati yang terperangkap pada kulit yang merupakan penyebab milia. Tabir surya yang ringan dapat memberikan perlindungan dari matahari tanpa menyumbat pori-pori. Carilah tabir surya yang ringan dengan SPF minimal 15 atau lebih.

Selain penanganan diatas ada pula penanganan yang hanya dapat dilakukan oleh pihak medis, penanganannya tersebut antara lain adalah:

  • Cryotherapy (bedah beku). Jika milia terletak di daerah yang sensitif seperti kelopak mata, dokter akan mempertimbangkan membekukannya terlebih dahulu sebelum menyingkirkannya. Dokter spesialis kulit akan membersihkan kulit dengan alkohol atau antiseptik sebelum menerapkan metode ini. Setelah membersihkan kulit, dokter akan menggunakan tongkat kecil atau alat untuk membekukan area yang terkena milia. Setelah kulit menjadi beku, dokter dapat mengangkat milia dengan lebih mudah. Apabila dilakukan dengan tepat, pengobatan ini tidak akan merusak kulit serta tidak meninggalkan bekas luka.
  • Terapi laser.
  • Ini adalah prosedur untuk menghilangkan lapisan atas kulit secara mekanis.
  • Chemical peeling. Ini adalah prosedur untuk menghilankan lapisan atas kulit menggunakan cairan kimia.
  • Pemberian isotretinoin atau tretinoin dan atau tablet antibiotik minocycline.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY