Penanganan Penyakit Katarak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Katarak bisa sangat mengganggu sesorang dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Hal ini dikarenakan organ mata merupakan organ yang sangat vital dan dibutuhkan setiap harinya. Katarak menyebabkan lensa mata menjadi kabur, keruh atau juga berselaput sehingga mampu menghalangi cahaya masuk ke selaput jala (retina) yang terletak di bagian belakang bola mata.

Penderita katarak biasanya mengenai orang yang sudah lanjut uisa (lansia). Umumnya kedua mata akan terkena, namun biasanya sebelah mata terlebih dulu yang terkena. Katarak ternyata tidak hanya terhadi pada lansia saja, hal ini bisa disebabkan karena kecelakan atau trauma benda asing yang masuk ke lensa mata dan menyebabkan katarak.
Beberapa kasus katarak juga terjadi pada bayi-bayi yang lahir prematur atau terkena katarak karena warisan dari orang tuanya. Hal ini bisa dilihat dengan adanya pengaburan lensa di matanya. Situasi seperti ini bisa terjadi karena faktor degenerasi.

Selain penjelasan diatas terkait penyebab terjadinya katarak, dalam kesempatan ini akan dijelaskan beberapa penyebab lain terjadinya katarak, antara lain:

  • Trauma atau cedera pada mata (luka/terbentur). Trauma atau benturan yang terjadi menyebabkan kerusakan pada lapisan mata seperti retina.
  • Penyakit lain pada mata dan penyakit lainnya seperti diabetes dan hipertensi. Jika terdapat riwayat penyakit lain, resiko kemungkinan terkena katarak semakin besar, hal ini dikarenakan penyakit tersebut menyerang bagain-bagian dari organ tubuh lain termasuk mata.
  • Mata sering terpapar cahaya langsung sinar matahari (ultraviolet). Sinar matahari langsung bisa sangat berbahaya jika sering mengenai mata Anda terlalu sering, radiasi ultraviolet perlahan akan merusak kekuatan mata dan lapisan-lapisan yang ada di mata.
  • Radiasi bahan kimia. Sama halnya dengan sinar matahari langsung, bahan kimia serta zat-zat lain yang memiliki resiko merusak tubuh dapat menjadi penyebab terjadinya katarak. Karenanya dibutuhkan ketelitian yang tinggi saat penggunaan bahan kimia.
  • Faktor genetik. Meskipun faktor ini sangat kecil terjadi, namun orang tua dengan riwayat katarak dapat menurunkan resiko katarak pada anaknya.
  • Akibat mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam waktu yang lama seperti (kortikosteroid dan seroquel). Konsumsi obat bisa menjadi bumerang bagi penggunanya, jika pemakain serta dosis yang digunakan tidak sesuai dengan tubuh Anda. Disarankan bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter dalam penggunaan obat apapun.

Perkembangan katarak terjadi secara perlahan seiring bertambahnya usia. Orang tua yang jarang mendapatkan perhatian dari anaknya atau keluarga serta hidup sendiri lebih bersiko terkena katarak, karena kebanyakan dari mereka kurang minum air atau cairan lainnya guna menjaga peredaran darahnya tetap mengalir sebagaimana mestinya.

Bagaimana pengobatan katarak?

Sebelum pengobatan dilakukan, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu guna memeriksa tingkat keparahan katarak pasien. Biasanya akan dilakukan tes ketajaman/reaksi penglihatan seperti dengan cahaya, mengukur kontras pembedaan warna, dan mengukur tingkat penglihatan di sekeliling atau di tengah mata.

Bagi pasien katarak, langkah awal biasanya pasien masih terbantu dengan kacamata. Dalam jangka waktu tertentu dapat ditukar untuk mendapatkan pengelihatan yang lebih baik. Namun, untuk katarak parah, satu-satunya jalan medis untuk mengobatinya dengan operasi (pembedahan). Operasi katarak termasuk operasi yang sederhana, tetapi kebanyakan pasien takut setelah mendengar operasi. Penanganan ini sangat efektif untuk mengobati katarak, kesimpulannya operasi dilakukan untuk mengganti lensa mata yang rusak.

Bila Anda merasa atau melihat orang-orang disekitar Anda mengalami gejala-gejala katarak seperti di atas, alangkah baiknya segera menemui dokter mata. Bila Anda memang divonis menderita katarak, sebaiknya jangan menunda operasi hingga kataraknya matang. Karena pada proses pematangan katarak dikhawatirkan bisa menyebabkan komplikasi lain, yaitu glukoma sekunder, dan peradangan di dalam mata yang disebabkan oleh lensa dan kantung penggantung lensa rapuh.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY