Penanganan Penyakit Leukimia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Leukemia atau kanker darah dapat menyerang segala usia, namun paling sering terjadi pada orang dewasa. Leukemia adalah penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih dan diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang dalam tubuh manusia itu memproduksi tiga type sel darah, yaitu sel darah putih berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi, sedangkan sel darah merah membawa oksigen kedalam tubuh, dan platelet bagian sel darah yang membantu proses pembekuan darah.

Penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia, yaitu:

  • Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.
  • Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.
  • Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.
  • Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Secara umum, kanker darah atau leukemia terjadi akibat produksi sel darah putih yang terlalu cepat sehingga banyak sel yang masih belum terbentuk secara sempurna dan akhirnya kekebalan tubuh penderitanya tidak berfungsi secara maksimal.

Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:

  1. Chemotherapy/intrathecal medications
  2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan
  3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)
  4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik
  5. Transfusi sel darah merah atau platelet.

Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive. Sedangkan penyakit leukimia ini gagal dalam penanganan dapat jadi penyebab kematian.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY