Penanganan Pertama pada Korban Patah Tulang

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apabila anda menemui seseorang yang mengalami patah tulang karena kecelakan atau hal lain anda dapat melakukan beberapa hal untuk memberikan penanganan pertama pada korban patah tulang, diantaranya sebagai berikut:

  1. Perhatikan bagian yang cedera

Langkah pertama yaitu dengan cara memperhatikan bagian yang cedera dan perkirakan tingkat keparahan cedera dengan tepat.

  1. Keputusan pindahkan atau tidak

Membuat keputusan untuk memindahkan atau tidak korban tersebut merupakan hal yang penting. Apabila korban berada dalam situasi yang membahayakan anda bisa memindahkannya dengan cara yang hati-hati (jika akan di pindahkan sebaiknya beri topangan pada bagian yang patah). Tapi apabila tidak perlu untuk dipindahkan maka sebaiknya jangan pindahkan korban tersebut.

  1. Baringkan korban

Korban yang mengalami patah tulang sebaiknya dalam posisi berbaring dengan nyaman. Posisi tersebut dapat membantu korban agar kondisi patah tulang tidak memburuk dan korban merasa lebih tenang.

  1. Hubungi unit gawat darurat

Sambil melakukan penanganan anda bisa menghubungi unit gawat darurat untuk memperoleh bantuan oleh tenaga kesehatan yang terlatih.

  1. Berikan bantuan nafas jika perlu

Pastikan bahwa korban dapat bernafas dan nadi dalam keadaan baik. Apabila korban tersebut tidak bernafas dan nadi di pergelangan tangan atau leher tidak berdenyut maka anda dapat memberikan napas buatan atau dalam dunia medis disebut dengan CPR, karena jika seseorang mengalami kekurangan oksigen dalam waktu 5–7 menit akan menyebabkan kerusakan pada otak. Apabila anda tidak terlatih berikan bantuan napas buatan dengan tangan saja tanpa harus lewat mulut dengan cara memberikan tekanan pada dada tanpa henti sekitar 100 tekanan permenit hingga bantuan datang.

  1. Hentikan perdarahan

Apabila korban mengalami perdarahan hal pertama yang harus anda lakukan yaitu menghentikan perdarahan. Bersihkan luka sekitar area yang patah secara lembut dan hati-hati. Kemudia pasang perban steril dengen menekan sisi luka agar darah yang keluar bisa berhenti. Namun usahakan agar tidak memberikan tekanan pada bagian yang kemungkinan patah.

  1. Jangan menekan

Dalam situasi apapun anda jangan sampai menekan bagian yang patah karena hal tersebut hanya dapat memperburuk keadaan

  1. Berikan topangan pada daerah yang patah

Untuk mencegah pergeseran atau keadaan patah tulang memburuk berikan topangan yang disebut dengan pembidaian. Pembidaian adalah upaya menghindari pergerakan, melindungi dan menstabilkan bagian tulang yang patah. Jenis bidai yaitu bidas keras, bidai yang dapat dibentuk, gendongan dan bidai inprovisasi.

  1. Kompres dengan es

Pemberikn kompes dengan es memiliki banyak manfaat untuk korban patah tulang diantaranya dapat mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan atau pembengkakan. Selain itu terpi ini dapat mengurangi perdarahan dengan cara mempersempit pembuluh darah arteri. Apabila tidak ada es anda bisa menggunakan gel beku atau sekantung sayuran dan jangan lupa untuk membungkus dengan kain tipis untuk menghindari radang dingin.

  1. Mengatasi syok

Apabila korban mengalami syok maka kondisi tubuh korban akan menurun dengan cepat, atasi kondisi ini dengan memberikan napas buatan atau yang telah di jelaskan di atas dengan memberikan CPR. Jangan memberikan makan atau minum apabila korban mengalami syok. (KMY)

Baca Juga :

Kenali Tanda dan Gejala Adanya Patah Tulang

Panduan Perawatan dan Pemulihan Patah Tulang

Mengunjungi Dokter Ortopedi saat terjadi Patah Tulang

Penanganan Patah Tulang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here