Penanganan Polip Hidung pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Perbandingan antara pria dan wanita pada usia dewasa berkisar 2:1. Perbandingan ini memperlihatkan bahwa polip hidung lebih tinggi menyerang pria dibandingkan wanita. Berdasarkan usia penderita, polip hidung lebih sering dijumpai pada usia di atas 20 tahun. Sangat jarang terjadi pada anak-anak.

Polip hidung adalah pertumbuhan jaringan pada saluran pernapasan hidung atau pada sinus. Polip merupakan jaringan yang lembut, tidak terasa sakit dan tidak bersifat kanker. Polip memiliki bentuk seperti anggur yang tergantung pada batangnya. Sinus sendiri adalah lubang-lubang kecil berisi udara yang ada di sekitar tulang wajah.

Polip hidung dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu Polip Hidung Tunggal dan Polip Hidung Multiple. Polip Hidung Tunggal adalah jumlah polip hanya 1 buah yang berasal dari sel-sel permukaan dinding sinus tulang pipi (maxilla). Selanjutnya Polip Hidung Multiple, kondsi ini adalah jumlah polip lebih dari satu dan dapat timbul di kedua sisi rongga hidung. Umumnya berasal dari permukaan dinding rongga tulang hidung bagian atas (etmoid).

Gejala yang biasanya dialami pada penderita penyakit polip hidung adalah timbul keluhan pertama yaitu hidung tersumbat. Sumbatan ini menetap dan tidak hilang timbul. Semakin lama keluhan dirasakan semakin berat. Penderita sering mengeluhkan terasa ada massa di dalam hidung dan sukar membuang ingus. Gejala Polip Hidung lain adalah hiposmia (gangguan penciuman).

Gejala lainnya dapat timbul jika terdapat kelainan di organ sekitarnya seperti post nasal drip (cairan yang mengalir di bagian belakang mulut), suara bindeng, nyeri muka, telinga terasa penuh, snoring (ngorok), gangguan tidur dan penurunan kualitas hidup.

Jika polip hidung tidak disembuhkan dengan segera maka akan mengganggu kegiatan Anda sehari-hari. Tujuan dari pengobatan dan penanganan polip hidung adalah untuk mengurangi ukuran dan menghilangkannya. Berikut adalah beberapa pilihan cara untuk mengetahui cara-cara untuk menangani polip hidung:

  • Nasal Kortikosteroid. Penggunaan nasal kortikosteroid dapat mengurangi inflamasi yang terjadi, mengecilkan polip dan juga menghilangkannya. Obat yang digunakan adalah fluticasone (Flonase, Veramyst), budesonide (Rhinocort), flunisolide, mometasone (Nasonex), triamcinolone (Nasacort AQ), beclomethasone (Qnasl, Beconase AQ, Beclomet) dan ciclesonide (Omnaris, Zetonna).
  • Kortikosteroid oral dan injeksi. Jika nasal kortikosteoid tidak efektif, maka digunakan kortikosteroid oral seperti prednison, baik sendiri atau dikombinasikan dengan nasal kortikosteroid. Karena kortikosteroid oral dapat memberikan efek samping yang luas, maka penggunaannya terbatas pada jangka waktu tertentu. Sedangkan kortikosteoid injeksi diberikan untuk polip hidung yang parah.
  • Obat-obat lain. Termasuk dalam obat ini adalah antihistamin untuk menghilangkan alergi dan antibiotik jika terjadi infeksi. Selain itu obat-obat untuk mengurangi peradangan juga dapat digunakan dalam penanganan polip hidung.
  • Pembedahan (Operasi). Jika penggunaan obat tidak efektif, maka pilihan terakhir adalah operasi dengan tehnik pembedahan endoskopik. Pada operasi, ke dalam hidung akan dimasukkan selang kecil yang terdapat kamera untuk mengetahui lokasi polip dalam rongga sinus. Dengan peralatan yang kecil, polip akan dibedah dan dibuang. Setelah prosedur operasi selesai, maka digunakan nasal kortikosteroid untuk mencegah kekambuhan polip hidung.

Pengobatan dan penanganan ini penting bagi dokter untuk mengetahui penyebab dari polip hidug yang diderita, karena jika Anda mengobati penyakit polip, dan tidak mengutamakan penyebab utama dari terjadinya penyakit polip ini, ini akan bisa menyebabkan polip datang lagi karena alergi masih ada.

Mencegah polip hidung dapat dilakukan dengan memelihara kesehatan dan kebersihan hidung. Membersihkan dan mencuci tangan dengan baik dan benar, hindari menghirup udara yang kotor, membuat rumah Anda agar lebih lembab dalam mencegah terjadinya penyumbatan di saluran pernapasan, dan mengikuti anjuran dari dokter dalam menghilangkan penyakit asma atau sakit alergi yang dialami.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY