Pencegahan Cedera pada Rahim

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Cedera atau luka adalah sesuatu kerusakan pada struktur atau fungsi tubuh karena suatu paksaan atau tekanan fisik maupun kimiawi. Rahim adalah bagian dari sistem reproduksi wanita. Ini adalah organ berongga yang terletak di panggul. Cedera rahim berarti adalah adanya kerusakan pada bagian dari reproduksi wanita.

Rahim terdapat dalam berbagai bentuk dan ukuran di organisme yang berbeda. Pada manusia rahim berbentuk seperti buah pir dan seukuran telur ayam.

Fungsi utama rahim adalah menerima pembuahan ovum yang tertanam ke dalam endometrium, dan asal makanan dari pembuluh darah yang berkembang secara khusus untuk maksud pembuahan. Ovum yang dibuahi menjadi embrio, berkembang menjadi fetus dan gestates sampai kelahiran.

Rahim memiliki tiga bagian yaitu bagian atas (fundus) rahim berbentuk seperti kubah, dari bagian atas rahim Anda, saluran tuba meluas ke ovarium. Selanjutnya adalah bagian tengah, pada bagian tengah rahim Anda adalah tubuh (corpus) di sinilah tempat bayi tumbuh. Kemudian bagian bawah rahim anda serviks. Serviks adalah lorong vagina.

Dinding rahim memiliki dua lapisan jaringan yaitu lapisan dalam, endometrium adalah lapisan dalam dari rahim. Pada wanita usia subur, lapisan tumbuh dan menebal setiap bulan untuk mempersiapkan kehamilan. Jika seorang wanita tidak hamil, lapisan tebal darah mengalir keluar dari tubuh. Aliran ini adalah periode menstruasi. Kemudian lapisan luar, jaringan otot dan miometrium ada pada lapisan luar rahim.

Beberapa masalah yang sering terjadi pada rahim dan menyebabkan masalah antara lain adalah: kista nobothian, polip, dan radang mulut rahim. Ketiga penyakit ini tidak boleh dianggap remeh jika terjadi pada rahim Anda, segeralah periksa ke dokter jika menemukan gejala-gejala dari cedera rahim seperti terjadinya pendarahan seusai melakukan hubungan seksual.

Rahim yang cedera akan berakibat buruk bagi kesehatan wanita, terlebih rahim adalah tempat dimana sang buah hati tumbuh sebelum lahir.

Rahim sangat penting bagi wanita tentu saja Anda tidak ingin organ tubuh ini cedera bukan? Jika ia maka berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk melakukan pencegahan cedera rahim:

  • Hidup sehat. Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi. Perbanyak makanan yang mengandung beta karoten cukup banyak, dan konsumsi vitamin c dan E.
  • Ketahui gejalanya. Mengetahui gejala dan mewaspadainya akan membantu Anda untuk mencegah terjadinya cedera rahim yang semakin parah.
  • Hindari merokok. Nikotin yang terkandung dalam rokok dapat merangsang timbulnya sel-sel kanker, ketika Anda merokok maka nikotin tersebut akan bercampur dengan darah sehingga kemungkinan terkena kanker semakin besar. Efek nikotin dianggap dapat memberikan efek toksik pada sel epitel, ini lah yang memudahkan masuknya mutagen virus.
  • Waspada penggunaan antiseptik. Kebiasaan mencuci vagina dengan menggunakan obat-obatan antiseptik maupun deodoran sebaiknya dihindari karena akan mengakibatkan iritasi pada serviks dan merangsang terjadinya kanker.
  • Pemeriksaan teratur. Pemeriksaan Tes Pap Smear bisa Anda lakukan, ini adalah pemeriksaan dengan mengambil contoh sel-sel leher rahim, kemudian dianalisa untuk mendeteksi dini kanker leher rahim, tes ini bisa Anda lakukan setiap tahunnya. Pemeriksaan ni dapat Anda lakukan sampai usia 70 tahun.

Itulah ulasan dari pencegahan cedera rahim yang dapat Anda lakukan semoga informasi ini bermanfaat bagi tubuh dan rahim Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY