Pencegahan dan Pengobatan Batu Kandung Kemih pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kandung kemih (bladder) adalah organ dalam sistem perkemihan yang berfungsi untuk menampung urin. Sebelum urin dibuang melalui saluran pembuangan (uretra), urin terlebih dahulu tertampung dalam kandung kemih. Namun, bagaimana jika ada benda asing yang bisa menyumbat keluarnya urin?

Benda-benda asing yang dapat menyumbat keluarnya urin bisa berbentuk batu. Jika batu tersebut berada di dalam kandung kemih, maka dinamakan dengan batu kandung kemih (bladder calculi). Batu kandung kemih sendiri adalah batu yang terbentuk dari endapan mineral yang ada di dalam kandung kemih. Endapan mineral dapat bervariasi bentuknya, tergantung banyaknya akumulasi senyawa mineral di dalam kandung kemih. Akumulasi dari senyawa mineral ini mengakibatkan saluran kencing menjadi tersumbat.

Kondisi ini sering di jumpai pada pria yang lanjut usia. Mengapa demikian ? karena pria mempunyai organ prostat, dan dapat mengalami pembesaran yang disebut dengan penyakit BPH (Benign Prostat Hyperplasia). Penyakit ini adalah salah satu penyebab terbentuknya batu kandung kemih. Penyebab lain yang dapat meningkatkan akumulasi mineral di dalam kandung kemih adalah reaksi peradangan, diet yang tidak tepat, rusaknya saraf kandung kemih, dehidrasi, kurang aktivitas dan karena batu ginjal.

Batu kandung kemih dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter, apabila teraba massa atau kandung kemih mengalami pembesaran yang dapat dilihat secara langsung. Selain itu ada pemeriksaan atau analisis urin, pemeriksaan lain adalah dilakukannya foto rontgen. Dengan menggunakan foto rontgen, batu kandung kemih dapat terdeteksi dengan mudah. Pemeriksaan USG juga bisa membantu menentukan letak batu kandung kemih.

Untuk Anda yang khawatir tentang penyakit batu kandung kemih, berikut ini adalah cara-cara untuk mencegahnya:

  • Perbanyak konsumsi air mineral. Air mineral atau air putih dipercaya dapat mencegah batu kandung kemih, anjurannya adalah 8 gelas dalam sehari. Air putih dapat membantu meluruhkan zat-at di dalam ginjal, sehingga kemungkinan kecil untuk mengendap di dalam kandung kemih.
  • Kontrol pola makan. Bagi orang yang gemar makan, tentulah harus waspada karena bukan hanya penyakit batu kandung kemih saja yang dapat menyerang tubuh, melainkan berbagai jenis penyakit lain juga. Apabila Anda makan secara berlebihan, apalagi makan makanan yang mengandung mineral tinggi maka dapat beresiko terbentuk batu di kandung kemih. Makan makanan yang sehat dan secukupnya adalah kunci utama.
  • Olahraga. Jika tubuh kita sering dibawa beraktivitas atau berolahraga, tubuh akan mejadi bugar, sehat dan bebas dari berbagai macam penyakit. Dengan berolahraga, maka akan membantu seluruh tubuh bekerja dan berfungsi dengan maksimal termasuk pada organ perkemihan

Lalu, bagaimana cara mengobati seseorang yang sudah memiliki batu di dalam kandung kemihnya? Berikut adalah tindakan medis yang dapat dilakukan:

  1. Cystolitholapaxy

Adalah sebuah metode penghancuran batu di dalam kandung kemih dengan menggunakan  alat mekanik khusus, laser dan gelombang ultrasonik.

  1. Pembedahan

Apabila ukuran batu di dalamkandung kemih cukup besar dan sulit untuk dihancurkan, maka harus dikeluarkan dengan metode pembedahan (operasi).

Bagi yang sudah terdeteksi adanya batu di dalam kandung kemih namun berukuran kecil, alangkah baiknya mengonsumsi air putih sebanyak 1,2 liter. Tujuannya agar batu di dalam kandung kemih ikut terbuang bersama dengan urin. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here