Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Menular Seksual Klamidia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Klamidia merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual karena adanya infeksi seksual. Infeksi tersebut disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi terjadi pada uretra laki-laki. Selain laki-laki, perempuan juga dapat terinfeksi bakteri ini, yaitu pada bagian servik atau mulut rahim di vagina perempuan.

Pada awal terinfeksi bakteri Clamidya trachomonas rata-rata wanita tidak langsung mengalami gejalannya. Tetapi biasanya ada sedikit tanda yang mulai muncul seperti keluarnya nanah atau keputihan dan rasa sakit ketika buang air kecil.

Gejala akan mulai dirasakan jika bakteri Clamydia tracomatis berhasil menginfeksi kurang lebih selama 3 minggu. Jika sudah masuk dalam jangka tiga pekan, wanita yang terinfeksi klamidia ini tidak hanya akan merasa nyeri ketika buang air kecil atau tidak hanya keputihan tetapi sudah disertai keluarnya kotoran dari vagina dan munculnya darah segar di antara siklus haid yang sedang terjadi. Jika sudah muncul perdarahan tersebut berarti menandakan infeksi sudah menjalar hingga ke uterus atau rahim.

Tidak hanya menjalar ke bagian rahim. Tetapi wanita yang sudah terinfeksi penyakit klamidia ini juga dapat terkena infeksi di bagian anus. Anus yang terinfeksi biasanya juga mengeluarkan kotoran yang abnormal. Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi lain yang lebih serius. Infeksi klamidia yang berkelanjutan dapat menginfeksi appendix atau usus halus, jantung serta hati.

Penularan penyakit klamidia ini dapat terjadi melalui seks oral, anal, vaginal dan saling bersentuhannya alat kelamin laki-laki dan wanita. Penggunaan alat bantu seks yang tidak terlapisi oleh kondom atau tidak dicuci dengan bersih juga dapat menjadi media penularan penyakit ini. Pertukaran cairan tubuh dapat berpotensi menjadi sarana penyebaran penyakit klamidia.

Pencegahan

Setelah mengetahui betapa menakutkannya penyakit klamidia, akan lebih baik jika anda mengetahui pencegahan terhadap penyakit ini. Sehingga dapat terhindar dari infeksi penyakit klamidia.

Pencegahan yang dapat anda lakukan yaitu selalu menggunakan kondom ketika berhubungan seksual. Dengan menggunakan kondom dapat menurunkan resiko untuk tertular infeksi penyakit klamidia.

Dianjurkan juga jangan memiliki pasangan seksual lebih dari satu orang. Jika aktif dalam hubungan seksual yang lebih dari satu pasangan maka sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter secara rutin agar terpantau oleh dokter karena gejala klamidia terkadang tidak dirasakan langsung oleh penderitanya.

Untuk wanita juga disarankan agar tidak terlalu sering membersihkan vagina. Dimana dapat mengurangi jumlah bakteri baik untuk melawan bakteri jahat dari klamidia.

Pengobatan

Dalam pengobatan penyakit klamidia yaitu menggunakan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Antibiotik yang digunakan meliputi ofloxacin, doxycycline, erythromycin, azithromycin dan amoxicllin. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here